10 Wisata di Bangkalan Selain Bukit Jaddih, Ada Pantai hingga Wisata Religi

Myesha Fatina Rachman - detikJatim
Minggu, 25 Okt 2026 07:40 WIB
Bukit Instagramable dari Bangkalan, Madura, Bukit Jaddih. Foto: anni rohimah/d'Traveler
Surabaya -

Bangkalan merupakan salah satu kabupaten di Pulau Madura, yang memiliki beragam destinasi wisata menarik. Selain Bukit Jaddih yang terkenal dengan bekas penambangan batu kapur, daerah ini juga menawarkan wisata pantai, taman rekreasi, hingga wisata religi yang menarik untuk dikunjungi.

Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Bangkalan, ada banyak pilihan tempat untuk mengisi waktu liburan bersama keluarga maupun teman. Pengunjung juga bisa menikmati suasana pantai, mengenal peninggalan sejarah.

Berikut sepuluh rekomendasi wisata di Bangkalan selain Bukit Jaddih yang bisa masuk daftar kunjungan.

1. Pantai Siring Kemuning

Pantai Siring Kemuning merupakan salah satu destinasi wisata bahari di Bangkalan yang terletak di Desa Macajah, Kecamatan Tanjung Bumi. Jaraknya sekitar 41 kilometer dari pusat Kabupaten Bangkalan.

Daya tarik pantai ini terletak pada hamparan pasir putih kekuningan yang membentang di sepanjang pesisir. Pemandangan tersebut membuat Pantai Siring Kemuning menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pantai di Pulau Madura. Pantai ini juga cukup ramai dikunjungi wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri. Pengunjung dapat menikmati pemandangan laut dan bersantai di kawasan pantai.

2. Pantai Sembilangan

Pantai Sembilangan terletak di Desa Sambilangan, Kabupaten Bangkalan. Salah satu daya tarik utama destinasi ini adalah keberadaan Mercusuar Sembilangan, bangunan peninggalan kolonial Belanda yang dahulu digunakan untuk membantu navigasi kapal-kapal yang melintasi Selat Madura.

Keberadaan mercusuar tersebut memberikan nilai sejarah tersendiri bagi kawasan pantai. Wisatawan dapat melihat bangunan bersejarah sekaligus menikmati suasana pesisir. Selain itu, aktivitas nelayan juga mudah dijumpai di sekitar pantai. Pengunjung bisa melihat kehidupan masyarakat pesisir yang masih berkaitan erat dengan kegiatan melaut.

3. Bukit Kapur Arosbaya

Selain Bukit Jaddih, Bangkalan memiliki Bukit Kapur Arosbaya yang menawarkan pemandangan berbeda. Destinasi ini berada di kawasan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, dan dikenal pula dengan sebutan Bukit Pelalangan.

Bukit Kapur Arosbaya merupakan bekas lokasi penambangan batu kapur yang sudah tidak beroperasi. Aktivitas penambangan pada masa lalu meninggalkan pahatan dan tebing dengan bentuk yang tidak beraturan.

Berbeda dengan bukit kapur yang umumnya berwarna putih, kawasan ini memiliki warna merah kecokelatan yang menjadi ciri khasnya. Di beberapa bagian, terdapat gua-gua kecil yang terbentuk akibat aktivitas penambangan.

4. Alun-alun Bangkalan

Alun-alun Bangkalan menjadi salah satu tempat yang dapat dikunjungi untuk menikmati suasana kota. Kawasan ini merupakan tempat favorit masyarakat setempat untuk berkumpul, bersantai, dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

Pada malam hari, suasana alun-alun semakin ramai dengan kehadiran pedagang yang menawarkan berbagai jenis makanan. Pilihan kulinernya beragam, mulai dari makanan tradisional hingga hidangan modern.

Fasilitas di kawasan ini meliputi ruang terbuka hijau, taman bermain anak, dan area untuk duduk bersantai. Dengan suasana yang relatif santai, Alun-alun Bangkalan bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati waktu luang tanpa harus pergi jauh dari pusat kota.

5. Pemandian Sumber Pocong

Pemandian Sumber Pocong terletak di Desa Pocong, Kabupaten Bangkalan, Madura. Meski namanya terdengar unik, destinasi ini menawarkan suasana alami yang cocok untuk bersantai. Tempat wisata ini berupa kolam air tawar dengan air yang jernih. Kawasan di sekitarnya masih dikelilingi pepohonan rindang sehingga menghadirkan suasana yang sejuk.

Lokasinya disebut cukup tersembunyi sehingga pengunjung perlu menempuh perjalanan lebih untuk mencapainya. Namun, suasana alami yang ditawarkan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin mencari tempat berlibur jauh dari keramaian.

6. Taman Rekreasi Kota Bangkalan

Taman Rekreasi Kota Bangkalan merupakan destinasi yang dapat dipertimbangkan untuk liburan bersama keluarga. Taman ini dikelola oleh pemerintah setempat dan menyediakan sejumlah fasilitas rekreasi.

Di dalam kawasan taman terdapat wahana permainan anak, ruang terbuka hijau, serta danau buatan. Selain itu, tersedia kolam renang yang biasa digunakan oleh anak-anak maupun orang dewasa.

Keberadaan berbagai fasilitas tersebut membuat taman ini menjadi alternatif bagi pengunjung yang ingin menikmati kegiatan rekreasi di tengah kota. Anak-anak dapat bermain, sementara orang dewasa bisa bersantai di area yang tersedia.

7. Pesarean Aermata

Pesarean Aermata merupakan destinasi wisata sejarah dan religi yang terletak di Karang Pao, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan. Lokasinya tidak jauh dari Bukit Kapur Arosbaya sehingga keduanya dapat dipertimbangkan dalam satu rangkaian perjalanan.

Tempat ini merupakan kompleks pemakaman bangsawan Madura dari Wangsa Cakraningrat, termasuk kerabat dan abdi dalem istana lainnya. Keberadaannya menjadi bagian dari jejak sejarah pemerintahan dan kehidupan bangsawan Madura pada masa lalu.

Salah satu hal yang menarik perhatian pengunjung adalah sumber mata air yang dipercaya masyarakat sekitar memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Kepercayaan tersebut berkaitan dengan legenda Syarifah Ambami, istri Cakraningrat I.

Mata air itu muncul sebagai wujud kesedihan Syarifah Ambami setelah sang suami merasa kecewa kepadanya. Kisah tersebut menambah unsur tradisi dan cerita rakyat dalam kunjungan ke kawasan Pesarean Aermata.

8 Masjid Agung Bangkalan

Masjid Agung Bangkalan merupakan salah satu tempat ibadah yang juga memiliki daya tarik arsitektur. Masjid ini berlokasi di Jalan KH. Moh. Kholil, Demangan Barat, Kabupaten Bangkalan.

Masjid tersebut berdiri di atas lahan seluas 11.527 meter persegi, dengan luas bangunan sekitar 3.000 meter persegi. Arsitekturnya disebut masih mempertahankan bentuk asli sejak awal pembangunan.

Bagi wisatawan yang tertarik dengan wisata religi dan sejarah lokal, masjid ini dapat menjadi salah satu tempat untuk dikunjungi. Pengunjung tetap perlu memperhatikan waktu ibadah, berpakaian sopan, serta menjaga ketenangan selama berada di lingkungan masjid.

9. Bebek Sinjay

Wisata ke Bangkalan belum lengkap tanpa mencicipi kuliner khas Madura. Salah satu yang terkenal adalah bebek Sinjay, hidangan bebek goreng berbumbu rempah yang disajikan bersama sambal mangga atau sambal pencit.

Perpaduan rasa gurih dari daging bebek dan rasa asam pedas dari sambal menjadi ciri khas hidangan ini. Tidak heran jika bebek Sinjay sering menjadi pilihan wisatawan ketika berkunjung ke Bangkalan. Salah satu lokasi yang disebut sebagai tempat penjualan bebek Sinjay berada di Jalan Raya Ketengan No. 45, Junok, Tunjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.

10. Bebek Songkem

Selain bebek Sinjay, Bangkalan juga dikenal dengan kuliner bebek songkem. Hidangan ini merupakan olahan bebek khas Madura yang dimasak dengan cara dikukus bersama bumbu rempah.

Teknik memasak tersebut membedakannya dari bebek goreng pada umumnya. Bebek songkem memiliki cita rasa gurih dan pedas, dengan tekstur daging yang empuk. Karena dimasak dengan cara dikukus, hidangan ini juga tidak memerlukan proses penggorengan.

Salah satu tempat yang dikenal menjual bebek songkem adalah Bebek Songkem Pak Salim, yang berlokasi di Jalan Raya Ketengan No. 85, Ketengan, Tunjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.

Bangkalan memiliki beragam pilihan destinasi yang dapat dijelajahi selain Bukit Jaddih. Wisatawan bisa menikmati panorama pantai di Siring Kemuning dan Sembilangan, melihat bentang alam bekas tambang di Arosbaya, hingga mengenal sejarah lokal melalui Pesarean Aermata dan Masjid Agung Bangkalan.



Simak Video "Video Pramono Resmikan Taman Doa Kasih Mulia Sejati: Opsi Wisata Religi"

(irb/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork