- Koridor Trans Jatim Seluruh Wilayah 1. Koridor I Sidoarjo-Surabaya-Gresik 2. Koridor II Surabaya-Mojokerto 3. Koridor III Mojokerto-Gresik 4. Koridor IV Gresik-Paciran 5. Koridor V Surabaya-Bangkalan 6. Koridor VI Sidoarjo-Mojokerto 7. Koridor VII Lamongan-Dukun Gresik-Paciran 8. Koridor Malang Raya
Trans Jatim menjadi salah satu layanan transportasi publik yang menghubungkan sejumlah wilayah di Jawa Timur. Bus ini melayani perjalanan antar kabupaten dan kota, mulai dari kawasan Gerbangkertosusila hingga Malang Raya.
Hingga September 2026, terdapat tujuh koridor Trans Jatim yang melayani kawasan Gerbangkertosusila serta satu koridor di Malang Raya. Jaringan tersebut mencakup rute Sidoarjo, Surabaya, Gresik, Mojokerto, Lamongan, Bangkalan, hingga wilayah Malang dan Batu.
Koridor Trans Jatim Seluruh Wilayah
Pada 17 September 2026, seluruh layanan tersebut juga sempat digratiskan dalam rangka Hari Perhubungan Nasional, kecuali layanan Trans Jatim Luxury. Lantas, apa saja rute delapan koridor Trans Jatim tersebut?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Koridor I Sidoarjo-Surabaya-Gresik
Koridor I merupakan salah satu layanan awal Trans Jatim yang menghubungkan Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik. Rute ini melayani perjalanan dari Terminal Porong menuju Terminal Bunder Gresik melalui sejumlah titik di Surabaya.
Beberapa titik yang dilalui antara lain Terminal Porong, Tanggulangin, Terminal Larangan, Alun-alun Sidoarjo, Pondok Mutiara, Transit Point Trans Jatim, Bungurasih, Segoromadu, Gelora Joko Samudra, hingga Terminal Bunder.
Pada Juni 2026, operasional koridor ini sempat mengalami pengalihan rute akibat penutupan Jalan Veteran Gresik. Namun, penyesuaian tersebut bersifat sementara dan dilakukan selama penutupan jalan berlangsung.
2. Koridor II Surabaya-Mojokerto
Koridor II menghubungkan Surabaya dengan Mojokerto. Bus melayani perjalanan dari kawasan Surabaya menuju Terminal Kertajaya Mojokerto melalui Krian dan sejumlah wilayah di Sidoarjo serta Mojokerto.
Rute yang dilalui antara lain Dukuh Menanggal, Siwalankerto, Medaeng, Trosobo, Krian, Balongbendo, Ciro, Singkalan, Mlirip, Sekar Putih, hingga Terminal Kertajaya. Koridor ini menjadi salah satu jalur yang menghubungkan kawasan permukiman dan pusat aktivitas masyarakat di Surabaya, Sidoarjo, hingga Mojokerto.
3. Koridor III Mojokerto-Gresik
Koridor III melayani rute Terminal Kertajaya Mojokerto menuju Terminal Bunder Gresik. Jalur ini melewati kawasan Mojokerto Utara hingga wilayah Gresik Selatan. Sejumlah titik yang dilalui antara lain Gedeg, Jetis, Dawarblandong, Balongpanggang, Benjeng, Cerme, hingga Terminal Bunder.
Rute ini memiliki puluhan titik pemberhentian di sepanjang perjalanan. Koridor III juga menjadi penghubung transportasi bagi masyarakat di wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan angkutan umum antardaerah.
4. Koridor IV Gresik-Paciran
Koridor IV menghubungkan Terminal Bunder Gresik dengan Terminal Paciran di Lamongan. Jalur ini menyusuri kawasan pantura dan menjadi salah satu akses transportasi umum yang menghubungkan Gresik dengan wilayah pesisir Lamongan.
Layanan ini telah beroperasi sejak Agustus 2024. Data yang tersedia menunjukkan koridor tersebut melayani puluhan titik pemberhentian dengan operasional setiap hari.
Perkembangan layanan juga mencakup hadirnya Trans Jatim Luxury pada rute yang sama. Layanan kelas luxury tersebut mulai diperkenalkan pada Januari 2026 dan memiliki ketentuan layanan yang berbeda dengan bus reguler.
5. Koridor V Surabaya-Bangkalan
Koridor V atau yang dikenal dengan nama Cakraningrat menghubungkan Terminal Purabaya di Sidoarjo dengan Terminal Bangkalan melalui Surabaya dan Jembatan Suramadu. Layanan ini melintasi sejumlah kawasan Surabaya seperti Perak, Semampir, Sidotopo, Kenjeran, dan Kedung Cowek sebelum memasuki wilayah Madura.
Di Bangkalan, rutenya mencakup kawasan Tunjung, SMAN 1 Bangkalan, Jokotole hingga Alun-Alun Bangkalan. Koridor V resmi beroperasi pada 30 September 2024 dengan layanan yang didukung armada Trans Jatim untuk menghubungkan Surabaya dan Bangkalan.
6. Koridor VI Sidoarjo-Mojokerto
Koridor VI atau Patih Gajah Mada menghubungkan Terminal Porong Sidoarjo dengan Terminal Kertajaya Mojokerto melalui Mojosari. Jalur ini melewati sejumlah wilayah seperti Gempol, Pungging, Mojosari, Japanan, Ngoro, dan kawasan sekitar Mojokerto.
Koridor VI memiliki puluhan titik pemberhentian dan beroperasi setiap hari. Pada Juni 2026, layanan sempat mengalami penyesuaian rute karena pekerjaan rehabilitasi Jembatan Warutunggal di Pungging. Setelah ruas tersebut dibuka kembali, operasional Koridor VI kembali normal pada 29 Juni 2026.
Koridor Sidoarjo-Mojokerto juga mencatat jumlah penumpang yang cukup besar. Hingga sekitar satu tahun operasional, tercatat lebih dari 854 ribu pengguna telah memanfaatkan layanan Koridor VI.
7. Koridor VII Lamongan-Dukun Gresik-Paciran
Koridor VII menghubungkan Terminal Lamongan dengan Terminal Paciran melalui Dukun di Gresik. Bus melayani jalur Lamongan, Sukodadi, Dukun, Karanggeneng, hingga kawasan Paciran. Koridor ini mulai beroperasi pada Oktober 2025.
Rute Lamongan-Dukun-Paciran disiapkan untuk memperkuat konektivitas masyarakat di kawasan pantura Lamongan dan Gresik. Selain untuk mobilitas sehari-hari, rute ini juga menjadi akses menuju sejumlah destinasi wisata di Lamongan. Layanan Koridor VII beroperasi setiap hari mulai sekitar pukul 05.00 hingga 21.00 WIB.
8. Koridor Malang Raya
Koridor Malang Raya menghubungkan Terminal Hamid Rusdi, Terminal Landungsari, dan Terminal Batu. Layanan ini menjadi bagian dari jaringan Trans Jatim di kawasan Malang Raya. Koridor tersebut melayani perjalanan yang menghubungkan Kota Malang dan Kota Batu dengan sejumlah titik aktivitas masyarakat.
Per September 2026, Pemprov Jatim tengah menyiapkan Koridor II Malang Raya yang akan menghubungkan Terminal Arjosari dengan Terminal Talangagung di Kepanjen.
Rute yang telah ditetapkan melewati kawasan Sulfat, Madyopuro, Terminal Hamid Rusdi, Bululawang, Gondanglegi, hingga Kepanjen. Jarak rutenya sekitar 49 kilometer dengan waktu perjalanan sekitar 1 jam 50 menit.
Sekitar 12 unit feeder juga disiapkan untuk mendukung koridor baru tersebut. Peluncurannya ditargetkan berlangsung pada Oktober 2026, meski pada pertengahan September jadwal pastinya masih menunggu koordinasi lebih lanjut.
Dengan demikian, jaringan Trans Jatim di Jawa Timur masih terus berkembang. Tujuh koridor Gerbangkertosusila dan Koridor I Malang Raya telah melayani masyarakat, sementara pengembangan Koridor II Malang Raya menjadi salah satu tambahan layanan yang disiapkan pada 2026.
