Round Up

Sesal Pelaku Pelecehan Konten Boneka di Tunjungan Usai Diviralkan

Hilda Meilisa Rinanda - detikJatim
Rabu, 23 Sep 2026 07:00 WIB
Takim, pelaku pelecehan modus konten boneka ke sejumlah perempuan di Jalan Tunjungan, Surabaya/Foto: Dok. Istimewa
Surabaya -

Dugaan pelecehan seksual dengan modus pembuatan konten boneka di Jalan Tunjungan, Surabaya, memasuki babak baru. Pria yang disebut sebagai pelaku akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui akun TikTok @takimofficial08, sementara salah satu korban berinisial ASN mengaku telah memaafkannya secara personal.

Namun, ASN mengatakan dirinya belum menghapus unggahan yang sebelumnya dibuat di media sosial. Dia ingin memastikan terlebih dahulu bahwa pembuat konten tersebut benar-benar tidak mengulangi konsep serupa di Jalan Tunjungan.

"Saya hanya ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada kakak yang pernah saya ajak ikut dalam konten boneka. Dengan kesadaran penuh dan ketulusan, saya benar-benar ingin meminta maaf kepada semua pihak dan terutama kepada kakak yang merasa terganggu dan saya rugikan bahkan lecehkan," demikian pesan pelaku yang dilihat detikJatim, Selasa (22/9/2026).

Dalam pernyataannya, pria tersebut menyebut tidak bermaksud menyakiti, mempermalukan, ataupun membuat orang lain merasa tidak nyaman. Dia juga menyampaikan komitmen untuk tidak lagi membuat konten dengan konsep serupa.

Pelecehan modus konten boneka di Jalan Tunjungan Foto: Tangkapan layar

"Saya tidak bermaksud untuk menyakiti, mempermalukan, ataupun membuat siapa pun merasa tidak nyaman dan lecehkan," lanjutnya.

"Saya juga berkomitmen untuk tidak mengulangi konsep konten seperti itu ke depannya. Saya akan menjadikan kejadian ini sebagai pembelajaran agar ke depannya bisa membuat konten dengan cara yang lebih baik lagi," ujarnya.

Pelaku kemudian kembali menyampaikan permintaan maaf kepada para perempuan yang merasa tidak nyaman dengan konten tersebut, termasuk ASN.

"Sekali lagi, saya dengan sadar dan tulus memohon maaf kepada kakak dan semuanya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu," tuturnya.

"Saya benar-benar menghargai bantuan dan pengertian kakak. Sekali lagi saya dengan tulus meminta maaf atas kejadian yang terjadi," sambungnya.

Korban Maafkan, Tapi Belum Hapus Unggahan

ASN mengatakan telah menerima permintaan maaf tersebut. Namun, dia masih ingin melihat apakah komitmen yang disampaikan pelaku benar-benar diwujudkan.

"Secara personal saya sudah memaafkan pelaku," kata ASN.

"Tetapi untuk postingan sebelumnya belum bisa saya hapus karena saya mau memastikan dulu apakah benar dia sudah gak bikin konten seperti itu lagi di Jalan Tunjungan," imbuhnya.



Simak Video "Video: Sempat Hambat Proses Penyelidikan Satgas PPK USU Ingin Terduga Pelaku Pelecehan Kooperatif"


(abq/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork