Modus Konten Boneka Lecehkan Wanita di Jalan Tunjungan Surabaya

Round Up

Modus Konten Boneka Lecehkan Wanita di Jalan Tunjungan Surabaya

Hilda Meilisa Rinanda - detikJatim
Minggu, 20 Sep 2026 09:15 WIB
Konten pemberian boneka di Jalan Tunjungan yang viral diduga pelecehan seksual.
Konten pemberian boneka di Jalan Tunjungan yang viral diduga pelecehan seksual/Foto: Istimewa
Surabaya -

Informasi mengenai dugaan pelecehan seksual dengan modus pembuatan konten pemberian boneka, viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi di kawasan Jalan Tunjungan, Surabaya, dengan sasaran perempuan yang tengah berjalan berdua atau bersama teman.

Informasi itu awalnya dibagikan salah satu warganet melalui media sosial Threads. Dalam unggahannya, warganet tersebut mengingatkan perempuan yang beraktivitas di Jalan Tunjungan agar berhati-hati terhadap sekelompok pria yang disebut kerap berada di sekitar kawasan tersebut.

"Buat perempuan yang lagi me time atau sama temen perempuan juga ketika lagi jalan" di JI. Tunjungan siang" atau malem" kalian harus hati" kalo liat gerombolan cowo biasanya nongkrong di depan family mart dan Indomaret depan kopi Djawa ada sekitar 5 orang atau lebih salah satu nya bawa motor ninja, terus bawa boneka Tedy bear," tulis unggahan tersebut dilihat detikJatim, Sabtu (19/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut unggahan itu, kelompok pria tersebut disebut mengajak perempuan yang melintas untuk membuat konten video dengan dalih memberikan boneka. Perempuan yang menjadi sasaran disebut terlebih dahulu dihentikan dan diajak mengikuti konsep video yang disebut sederhana.

"Awalnya dicegat kemudian diajak bikin konten yg katanya itu cuma boneka, bilangnya gini "nanti kita Tos an biasa kak terus nanti aku kasih boneka aja, abis itu nanti saling lempar sama temennya sambil ketawa-ketawa aja"," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Namun, warganet tersebut menyebut boneka yang digunakan dalam konten itu memiliki bentuk yang dianggap ambigu. Ia juga mengklaim menemukan sejumlah video serupa setelah menelusuri akun YouTube yang mengunggah konten tersebut.

"Disitu dia ga bilang kalo boneka nya AMBIGU, sekali lagi AMBIGU, setelah aku stalk apa ytb nya ternyata banyak banget korban nya, dan masih berkeliaran di JL. TUNJUNGAN dividio nya sih diliat" nih org cari cewe yg jalan berdua biar bisa buat lempar"an bonekanya," imbuh cuitan itu.

Video Pemberian Boneka Beredar di YouTube

detikJatim kemudian menelusuri informasi tersebut dengan melihat sejumlah konten yang tersedia di YouTube. Ditemukan beberapa video yang memperlihatkan aksi pemberian boneka kepada perempuan di kawasan Jalan Tunjungan.

Konten-konten tersebut juga mendapat sejumlah komentar dari warganet. Salah satunya menilai aksi dalam video tersebut sebagai pelecehan dan mempertanyakan keberadaan pembuat konten di kawasan Jalan Tunjungan.

"Pelecehan bro. Masih ada di situ ya? Hati" banyak yg geruduk," tulis salah satu akun di kanal YouTube pengunggah konten.

Meski demikian, informasi mengenai jumlah korban maupun identitas perempuan yang disebut menjadi korban belum dapat dipastikan. Hingga berita ini ditulis, detikJatim juga belum mendapatkan keterangan langsung dari perempuan yang diduga menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

detikJatim telah berupaya menghubungi pengunggah informasi dugaan pelecehan seksual dengan modus konten pemberian boneka yang viral tersebut. Namun, hingga berita ini ditayangkan, belum ada respons.

Sementara itu, polisi memastikan belum menerima laporan resmi terkait dugaan pelecehan seksual sebagaimana informasi yang beredar di media sosial tersebut.

Kasatres PPA dan PPO Polrestabes Surabaya AKBP Melatisari mengatakan pihaknya masih melakukan pengecekan terkait informasi tersebut. Berdasarkan informasi awal dari petugas yang berjaga, belum ada korban yang datang membuat laporan.

"Mohon waktu cek, info dari (petugas) yang piket belum ada (laporan korban)," tuturnya.

Meski belum menerima laporan resmi dari korban, Melatisari memastikan polisi tetap akan menelusuri informasi viral mengenai dugaan pelecehan seksual dengan modus pembuatan konten pemberian boneka di Jalan Tunjungan.

"Njeh (iya, tetap ditelusuri)," tukasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Sempat Hambat Proses Penyelidikan Satgas PPK USU Ingin Terduga Pelaku Pelecehan Kooperatif"
[Gambas:Video 20detik] (irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads