Polres Malang tengah mendalami laporan dugaan penganiayaan anggota DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarok. Proses penyelidikan dimulai dengan meminta keterangan saksi dan juga korban.
Kasi Humas Polres Malang AKP Budiono membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Malang tersebut.
"Iya benar, ada laporan dari saudara Zulham sebagai korban," ujar Budiono ditemui di Polres Malang, Senin (14/9/2026), sore.
Budiono mengaku adanya laporan itu sudah ditindaklanjuti Satreskrim Polres Malang dengan melakukan serangkaian penyelidikan.
"Sudah ditindaklanjuti, dan telah dilakukan pendalaman sekaligus penyelidikan," ungkapnya.
Budiono menuturkan dirinya belum tahu secara detail siapa saja pihak yang telah dimintai keterangan penyidik. Untuk mendalami dugaan kasus tersebut
Sementara anggota DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarok mengaku telah dimintai keterangan penyidik terkait laporan dugaan penganiyaan yang dialami.
"Iya hari ini, ada agenda pemeriksaan penyidik," kata Zulham dikonfirmasi terpisah.
Seperti diberitakan, anggota DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarok jadi korban penganiayaan sejumlah warga saat menyampaikan aspirasi. Akibatnya, Zulham mengalami sejumlah luka-luka.
Peristiwa tersebut bermula saat sekelompok warga Sumberpucung yang dipimpin Hadi Wiyono alias Pak Dur mendatangi gedung DPRD Kabupaten Malang, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Kedatangan mereka bertujuan menyampaikan aspirasi terkait pembukaan akses Bendungan Lahor selama 24 jam.
Simak Video "Keseruan AICE Got You! Panggung Crispymu! Season 2 Akhirnya Sampai di Malang!"
(auh/dpe)