Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 hari pertama di Jawa Timur langsung diwarnai temuan praktik perjokian yang melibatkan dua kampus besar, yakni Unesa dan Unair. Modus yang digunakan pun beragam, mulai dari pemalsuan dokumen hingga dugaan penggunaan identitas ganda oleh pelaku.
Meski panitia telah memperketat pengawasan, upaya kecurangan tetap terjadi dengan pola yang semakin canggih. Namun, langkah cepat dari masing-masing kampus berhasil mengungkap praktik tersebut sebelum berdampak lebih luas pada peserta lain.
Fakta-fakta temuan joki UTBK 2026:
1. Joki Diamankan di Unesa dengan Dokumen Palsu
Panitia UTBK di Unesa mengamankan seorang joki pada sesi pertama setelah pengawas menemukan kejanggalan pada dokumen peserta, yang ternyata memiliki kesamaan nama dengan ijazah asli, namun berbeda pada foto sehingga menguatkan dugaan pemalsuan identitas dalam proses seleksi.
"Hasil verifikasi menunjukkan terdapat kesamaan nama antara ijazah asli dan dokumen yang digunakan peserta. Namun, ditemukan perbedaan mencolok pada foto. Ini mengindikasikan ijazah yang digunakan bukanlah ijazah asli," ujar Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Martadi.
2. Verifikasi ke Sekolah Bongkar Identitas Asli Peserta
Untuk memastikan dugaan kecurangan tersebut, pihak Unesa melakukan verifikasi langsung dengan sekolah asal peserta. Setelah menerima salinan ijazah asli, diketahui bahwa orang yang mengikuti ujian bukanlah pemilik sah dokumen tersebut sehingga praktik perjokian terbukti.
"Peserta yang bersangkutan tetap mengikuti ujian hingga selesai, baru kemudian diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Langkah ini sesuai SOP agar tidak mengganggu peserta lainnya," tutur Martadi.
Simak Video "Video: Unair Dalami Video Mesum Mahasiswa di Ruang Kelas "
(irb/hil)