Polda Jatim Dalami 7 Laporan Dugaan Penipuan Kripto, Kerugian Rp 12 M

Polda Jatim Dalami 7 Laporan Dugaan Penipuan Kripto, Kerugian Rp 12 M

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Rabu, 23 Sep 2026 16:13 WIB
Ilustrasi Kripto
Ilustrasi Kripto/Foto: Shutterstock
Surabaya -

Polisi mendalami laporan dugaan penipuan trading kripto dan saham di Jawa Timur. Sejauh ini, ada tujuh laporan polisi (LP) yang diterima dengan total kerugian korban mencapai Rp 12 miliar.

Dirressiber Polda Jatim Kombes Bimo Ariyanto mengatakan, pihaknya masih mendalami laporan yang telah diterima. Menurutnya, penyidik saat ini menangani tujuh LP terkait dugaan penipuan trading kripto dan saham tersebut.

"Tujuh LP trading kripto saham, total kerugian Rp 12 miliar," kata Bimo kepada detikJatim, Rabu (23/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bimo menjelaskan, para korban diduga tergiur setelah mendapat iming-iming keuntungan fantastis dari terduga pelaku saat awal perkenalan. Dia mengatakan perkara tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan hingga penyidikan.

ADVERTISEMENT

"Korban mengaku di iming-iming keuntungan fantastis, udah ada yang naik sidik (penyidikan)," imbuh dia.

Hal senada disampaikan Kasubdit I Siber Ditressiber Polda Jatim AKBP Erik Pradana. Dia menyebut para korban didominasi warga Surabaya dan Sidoarjo, meski terdapat pula korban dari Tulungagung.

"Itu (para korban) dari Surabaya, Sidoarjo, dan Tulungagung. Totalnya ada belasan (korban), tapi yang sudah melapor ada 7 LP," ujarnya.

Erik memperkirakan, masih ada korban lain yang belum melaporkan dugaan penipuan tersebut kepada polisi. Menurutnya, jumlah korban berpotensi bertambah seiring dengan proses pengungkapan perkara.

"Tujuh LP itu sedang kami dalami, masih penyelidikan dan penyidikan. Kami masih memperkirakan (jumlah korban) akan bertambah setelah dirilis nanti," tutup polisi dengan 2 melati di pundaknya itu.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads