Perjalanan Sidang Mas Bechi Sumpah Muhabalah-Divonis 7 Tahun Penjara

Perjalanan Sidang Mas Bechi Sumpah Muhabalah-Divonis 7 Tahun Penjara

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Jumat, 18 Nov 2022 08:33 WIB
Mas Bechi saat keluar dari ruang sidang PN Surabaya dengan kawalan ketat.
Mas Bechi, terdakwa kasus pemerkosaan santriwatinya di PN Surabaya (Foto File: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)
Surabaya -

Persidangan kasus pemerkosaan santriwati dengan terdakwa Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi (42) divonis 7 tahun penjara, Kamis (17/11/2022). Dia terbukti melakukan pencabulan terhadap santriwati.

Sidang Mas Bechi sendiri dimulai sejak Senin (18/7) lalu. Saat itu sidang dakwaan itu digelar secara online. Sidang berlangsung secara tertutup. Sidang juga digelar secara daring atau online. Bechi mengikuti sidang dari Rutan Kelas I Surabaya atau Rutan Medaeng.

Dari layar teleconference yang berada di ruangan sidang, Bechi tampak mengenakan baju hitam dilengkapi rompi tahanan berwarna merah. Bechi terlihat tenang dan santai. Di persidangan ini, Mas Bechi didampingi 10 pengacara.

Mas Bechi Didakwa Pasal Berlapis

Dalam sidang dakwaan ini Mas Bechi didakwa pasal berlapis. Ada pasal yang mengatur soal tindak pidana pencabulan hingga pemerkosaan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kejati Jatim, Mia Aminati.

Pasal-pasal tersebut antara ain Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun, 289 KUHP tentang pencabulan dengan ancaman maksimal 9 tahun, dan pasal 294 KUHP ayat kedua dengan ancaman hukuman 7 tahun juncto pasal 65 ayat 1 KUHP.

Sidang perdana Mas Bechi sempat berlangsung panas. Dalam sidang yang digelar tertutup ini, sempat terjadi perdebatan antara penasihat hukum dengan jaksa penuntut umum (JPU).

Penasihat Hukum Minta Sidang Digelar Offline

Penasihat hukum terdakwa pencabulan dan pemerkosa santriwati, Mas Bechi (42) meminta persidangan digelar secara terbuka dan offline. Alasannya, sidang terbuka dan offline ini akan memudahkan pihak pengacara berkooordinasi dengan terdakwa.