Guru Tari di Kota Malang Perkosa dan Cabuli 7 Murid dengan Modus Meditasi

Muhammad Aminudin - detikJatim
Kamis, 20 Jan 2022 17:01 WIB
Guru sanggar tari jaranan di Kota Malang memerkosa dan mencabuli tujuh muridnya. Kini, polisi menjelaskan modus pelaku.
Jumpa pers Polresta Malang Kota/Foto: Muhammad Aminudin/detikcom
Malang -

Guru sanggar tari jaranan di Kota Malang memerkosa dan mencabuli tujuh muridnya. Kini, polisi menjelaskan modus pelaku.

Polisi menangkap YN (37) setelah menerima informasi dari masyarakat, yakni soal dugaan tindak asusila terhadap murid tari yang tergolong masih anak-anak. Dalam aksinya, YN memperdaya korban dengan iming-iming pandai menari lewat meditasi.

"Modus tersangka adalah dengan mengiming-imingi korban dengan cerita dan harapan dengan meditasi dan ritual. Saat itulah korban diperdaya, dan disetubuhi (diperkosa)," ujar Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto dalam konferensi pers di mapolres, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kamis (20/1/2022).

Meditasi atau ritual dilakukan di rumah tersangka, yang sekaligus menjadi sanggar tari jaranan sejak lima tahun lalu.

Di rumah tersebut, lanjut Budi, tersangka tinggal bersama dengan istri sirinya. Meditasi sengaja digunakan tersangka agar para korban percaya. Kepada korban tersangka mengatakan, untuk dapat menari jaranan dengan baik, harus melalui proses tersebut.

"Untuk modus meditasi atau ritual dilakukan di lantai dua. Sementara lantai satu atau dasar digunakan sebagai sanggar tari jaranan. Di salah satu kamar di lantai dua itulah, pelecehan dan persetubuhan (pemerkosaan) dilakukan oleh tersangka," papar Budi.

Tim trauma healing Polresta Malang Kota dilibatkan untuk mendampingi korban. "Ada yang tiga kali disetubuhi (diperkosa) dan mengalami pelecehan. Ada yang dua kali dan satu kali. Dengan rentang waktu November 2021 sampai dengan Januari 2022," kata Budi.



Simak Video "Ancam Beri Nilai Jelek, Guru SD di Subang Cabuli 3 Muridnya"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/iwd)