Baju Adat Madura, 5 Ciri khas yang Membuatnya Unik

Maratus Sholikah - detikJatim
Sabtu, 03 Okt 2026 10:45 WIB
Aksi unik guru di Bangkalan pakai baju adat Madura sambut siswa baru di hari pertama masuk sekolah. Foto: Kamaluddin/detikJatim
Surabaya -

Jawa Timur dikenal dengan kekayaan budaya yang sangat beragam, salah satunya terpancar dari keanekaragaman busana adat di setiap daerahnya. Di antara ragam pakaian tradisional tersebut, baju adat Madura hadir sebagai busana khas yang memegang peranan penting dalam tradisi masyarakat Madura.

Tidak sekadar busana biasa, pakaian ini memiliki karakter visual yang anggun dan sarat makna budaya yang mendalam. Keunikan dan pesonanya bahkan sudah dapat terlihat dari lima ciri utama yang membuatnya begitu mudah dikenali.

Apa Itu Baju Adat Madura?

Baju adat Madura merupakan pakaian tradisional yang berasal dari masyarakat Pulau Madura, Jawa Timur, dan telah menjadi salah satu identitas visual paling kuat dalam kekayaan budaya nusantara.

Pakaian adat ini terkenal dengan karakternya yang tegas, praktis, serta kaya lambang nilai-nilai keberanian, kebebasan, dan kerja keras yang melekat erat pada masyarakat pesisir tersebut.

Tidak hanya sekadar berfungsi sebagai penutup tubuh, setiap helai kain, perpaduan warna, hingga aksesori yang dikenakan menyimpan makna filosofis yang mendalam.

Penggunaan garis-garis tegas berani serta paduan kain beludru atau batik bernuansa warna cerah mencerminkan sifat orang Madura yang terbuka, jujur, percaya diri, dan pantang menyerah.

Keanekaragaman bentuknya, mulai dari Pesa'an yang merakyat dan fungsional hingga baju Mantenan yang mewah dan anggun, menunjukkan betapa luwesnya busana ini dalam merespons berbagai momentum sosial, ritual adat, dan penghormatan terhadap leluhur.

Ciri Khas Baju Adat Madura

Ciri khas baju adat Madura dapat dikenali dari sejumlah unsur yang melekat pada pakaian tradisionalnya. Mulai dari model busana, pilihan warna, motif, hingga aksesori yang digunakan, setiap bagian memiliki karakter tersendiri dan membedakannya dari pakaian adat daerah lain di Jawa Timur.

1. Baju Pesa'an

Pakaian adat Madura untuk laki-laki dikenal dengan nama baju pesa'an. Busana ini juga kerap disebut sebagai "baju tukang sate" karena banyak dikenakan oleh penjual sate Madura.

Baju pesa'an memiliki desain yang sederhana dan longgar, sehingga nyaman digunakan, termasuk untuk aktivitas sehari-hari. Umumnya, pakaian ini berwarna hitam dan berukuran cukup longgar.

Dalam pemakaiannya, baju pesa'an biasanya dipadukan dengan kaus bergaris berwarna merah putih atau merah hitam. Sementara, bagian bawahnya menggunakan celana longgar yang disebut gomboran. Celana tersebut memiliki panjang yang umumnya berada di antara lutut dan mata kaki atau mencapai mata kaki.

2. Aksesori Busana Adat Pria Madura

Aksesori pada baju pesa'an pria Madura tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap penampilan dalam acara budaya, tetapi juga menyimpan nilai filosofis yang mendalam.

Pelengkap utama busana ini adalah odheng, yaitu penutup kepala tradisional dari kain. Selain itu, para pria juga mengenakan sabuk katemang, sarung motif kotak-kotak, alas kaki trompa, dan menyelipkan celurit atau sabit sebagai senjata khas masyarakat Madura.

3. Odheng Khas Madura

Odheng merupakan penutup kepala berbahan kain batik yang menjadi bagian tak terpisahkan dari pakaian adat pria Madura. Berdasarkan bentuk dan ukurannya, odheng terbagi menjadi dua jenis, yakni odheng peredhan yang berukuran besar dan odheng tongkosan yang berukuran lebih kecil.

Selain bentuknya, penutup kepala ini juga hadir dalam beragam motif, seperti modang, garik (jingga), dul-cendul, storjan, hingga bere' songay (toh biru). Bentuk ikatan pada odheng menyimpan makna spiritual yang mendalam.

Pelintiran ujung simpul belakang yang tegak lurus pada odheng peredhan melambangkan huruf alif (huruf pertama dalam abjad Arab). Sementara itu, simpul mati di bagian belakang odheng tongkosan dibentuk menyerupai rangkaian huruf alif-lam, yang menjadi simbol ketauhidan atau pengakuan atas keesaan Allah SWT.

4. Pakaian Adat Wanita Madura

Pakaian adat Madura untuk perempuan dikenal dengan sebutan kebaya rancongan dan baju aghungan. Kebaya rancongan memiliki bentuk yang sekilas menyerupai kebaya pada umumnya, tetapi dibuat mengikuti lekuk tubuh.

Busana ini berlengan panjang dan biasanya dipadukan dengan stagen atau odhet yang dililitkan pada bagian perut. Salah satu ciri khas kebaya rancongan adalah penggunaan warna-warna cerah dan mencolok, seperti hijau, biru, atau merah.

Warna tersebut menjadi bagian dari karakter visual busana perempuan Madura. Sebagai pelengkap, bagian bawah kebaya menggunakan kain sarung batik dengan beragam motif khas, di antaranya lasem, storjan, dan tabiruan.

5. Aksesori Pakaian Adat Wanita Madura

Saat mengenakan busana adat, perempuan Madura juga melengkapi penampilannya dengan beragam aksesori khas. Penggunaan aksesori tersebut tidak hanya memperindah tampilan, tetapi menjadi bagian dari karakter busana tradisional Madura.

Kebaya rancongan biasanya dipadukan dengan hiasan rambut berbahan emas, seperti cucuk sisir dan cucuk dinar. Selain itu, terdapat kalung brodong, yaitu kalung emas yang memiliki rangkaian berbentuk menyerupai biji jagung.

Untuk bagian telinga, perempuan mengenakan shelter penthol, berupa giwang yang terbuat dari emas. Sementara itu, bagian dada dihiasi ornamen emas berbentuk perahu dengan tiga tingkatan, yang menjadi salah satu pelengkap dalam busana adat tersebut.

Melalui perpaduan unik antara kesederhanaan baju Pesa'an, keanggunan kebaya rancongan, serta makna spiritual yang dalam pada odheng dan aksesorinya, baju adat Madura membuktikan bahwa busana bukan sekadar penutup tubuh.

Lebih dari itu, setiap elemen dari pakaian tradisional ini merupakan warisan leluhur yang mencerminkan jati diri, keberanian, dan religiusitas masyarakat Madura. Mengapresiasi dan menjaga kelestarian busana adat ini menjadi langkah penting agar kekayaan budaya Nusantara tetap hidup dan membanggakan.



Simak Video "Menambah Volume Kasur Pasir dengan Kebersamaan Warga di Madura"

(ihc/irb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork