Setelah suara dentuman keras terdengar di sekitar Gunung Pandan, wilayah perbatasan Bojonegoro dan Madiun, warga menemukan lubang misterius di kebun jagung milik warga Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.
"Betul ada temuan lubang masih belum diketahui lubang apa. Lokasi di kebun jagung petani," ujar Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki saat dikonfirmasi detikJatim, Rabu (21/10/2026).
Menurut Ridwan, lubang tersebut ditemukan pada Selasa (20/10) sekitar pukul 11.00 WIB. Lokasi temuan berada di kebun jagung milik Satimin (58), warga setempat. Lubang itu pertama kali ditemukan oleh Sutarno (51).
"Lokasi lubang ditemukan warga setempat yang sedang di kebun. Saksi satu mencari saudara Sutarno di lahan dan menemukan lubang itu. Pemilik lahan sebelumnya belum tahu," jelas Ridwan.
Ridwan menyampaikan, lubang misterius tersebut memiliki kedalaman 160 cm dan diameter sekitar 100 cm. Di sekitar lokasi juga ditemukan bekas tanah yang berceceran hingga radius sekitar 5 meter dari titik lubang.
"Ditemukan lubang sedalam 160 cm dengan diameter 100 cm. Juga ditemukan percikan tanah," papar Ridwan.
Ridwan menambahkan, polisi masih menyelidiki temuan lubang misterius tersebut. Lokasi temuan juga telah dipasangi garis polisi.
"Kita masih selidiki temuan lubang itu dan sudah kita beri police line," tandas Ridwan.
Sebelumnya, suara dentuman keras yang terdengar di sekitar Gunung Pandan, wilayah perbatasan Bojonegoro dan Madiun, membuat warga penasaran. Sejumlah warga dari berbagai daerah mengaku mendengar suara tersebut pada Minggu (18/10/2026) petang dan ramai membicarakannya di media sosial.
Kolom komentar akun media sosial @sugeng_info dipenuhi laporan warga yang mengaku mendengar dentuman. Mereka berasal dari sejumlah wilayah, mulai Madiun, Bojonegoro, Tuban, hingga Nganjuk.
Salah satu warganet, @Tukiman Bakso, mengaku mendengar suara dentuman sekitar pukul 18.30 WIB di wilayah Petung, Pajaran, Saradan. Namun, ia menyebut tidak melihat meteor seperti yang dikaitkan dengan fenomena tersebut dalam sebuah video.
"Sekitaran jam setengah 7 malam memang ada suara dentuman di wilayah petung pajaran saradan, tapi tdk ada meteor yang seperti di vidio itu, kurasa suara dentuman itu berasal dari pergeseran lempeng perut bumi, kata bmkg seperti itu 😂," bebernya.
Warganet lain juga mengaku mendengar suara serupa. Akun @ibu salfa menulis, "Nganjuk rejoso denger kak".
Sementara itu, akun @bangfey5431 menyebut dentuman terdengar hingga wilayah Bojonegoro.
"Semua bnyk drngar bhkn smpai ujung timur bjn tpi kook ada gejala apa apa," katanya.
Akun @bue juga mengaku mendengar suara keras menjelang waktu salat Magrib. "Iyo pas Maghrib ape sholat krungu buanter,"
Pengakuan serupa datang dari akun @Mazz Anan397 yang menyebut mendengar dentuman saat berada di Tuban.
"aku wingi yho krungu tapi aku tuban,"
Namun, tidak semua warga di wilayah yang disebutkan mendengar suara tersebut. Akun @dewi, misalnya, mengaku tinggal di Bojonegoro tetapi tidak mendengarnya. "aq y wg bojonegoro tp kok gk eroh yo."
Simak Video "Video: Krisis Air di Madiun Makin Parah, 200 Rumah Terdampak "
(auh/hil)