Memasuki puncak musim kemarau kondisi stok air di Bendungan Wonorejo, Tulungagung terus menerus. Dalam terjadi penurunan muka air hingga delapan sentimeter.
Kepala Subdivisi Pengelolaan SDA WS Brantas 2 Perum Jasa Tirta (PJT) I, Nina Meita Sari, mengatakan saat ini elevasi air di Bendungan Wonorejo tercatat 161,95 meter di atas permukaan laut.
"Elevasi tersebut mengalami tren penurunan sekitar 8 sentimeter per hari. Namun, angka tersebut masih berada 1,29 meter di atas target elevasi pola operasi hari ini, yaitu 160,66 meter," kata Nina, Rabu (14/10/2026).
Menurutnya penurunan muka air bendungan elevasi terjadi karena pasokan air dari beberapa sungai di atasnya telah berkurang drastis. Bahkan beberapa di antaranya mulai kering.
Meski demikian pihak PJT I memastikan stok air di Bendungan Wonorejo masih mencukupi untuk sejumlah kebutuhan utama bendungan, di antaranya irigasi dan pasokan pembangkit listrik.
Waduk di Kecamatan Pagerwojo tersebut merupakan bendungan tahunan yang dikelola dengan sistem pola agar mampu mencukupi untuk kebutuhan hingga musim penghujan tiba.
PJT I menerapkan skala prioritas dan penghitungan distribusi air yang terencana sehingga stok air di waduk tidak sampai di bawah pola.
"Dengan kondisi sekarang masih mencukupi untuk kebutuhan hingga Desember mendatang. Sebagai langkah mitigasi, pengoperasian waduk terus kami pantau dan sesuaikan dengan Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT) dan Rencana Tata Operasi Waduk (RTOW)," imbuhnya.
Pihaknya mengakui saat ini yang terdampak akibat penyusutan muka air bendungan adalah pasokan untuk operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Pembangkit yang biasa yang biasanya beroperasi 24 jam saat ini hanya lima jam untuk menyokong beban puncak pemanfaatan tenaga listrik pada jaringan Jawa Madura Bali (Jamali).
"Operasional pembangkit pukul 17.00-21.00 WIB, untuk mendukung pemenuhan kebutuhan listrik pada periode beban puncak," jelasnya.
PJT I menegaskan pasokan air untuk kebutuhan irigasi pertanian akan terpenuhi hingga datangnya musim penghujan.
Simak Video "Video: Bupati Tertangkap OTT KPK, Pendopo Tulungagung Ditutup"
(abq/abq)