8 Kebakaran di Tulungagung Sehari, 8.000 Ayam Mati Terpanggang

Adhar Muttaqin - detikJatim
Selasa, 13 Okt 2026 23:00 WIB
Kebakaran peternakan di Tulungagung (Foto: Dok. Istimewa)
Tulungagung -

Kebakaran di 8 titik selama 12 jam terakhir terjadi di wilayah Tulungagung. Dampaknya 8.000 ayam dan empat ekor kambing warga mati terpanggang.

Kasi Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Tulungagung, Iwan Supriyono, mengatakan dari delapan kejadian enam di antaranya ditangani oleh damkar, sedangkan dua kejadian ditangani oleh masyarakat.

"Dari enam kejadian yang kami tangani itu ada lima yang terjadi secara beruntun, satu masih dalam penanganan sudah muncul kejadian yang lain. Bahkan dua kejadian lain waktunya bersamaan," kata Iwan, Selasa (13/10/2026).

Menurutnya peristiwa pertama terjadi pada pagi hari, sebuah peternakan ayam di Desa Geger, Kecamatan Sendang terbakar akibat korsleting listrik.

"Akibatnya ada sekitar 8.000 ekor ayam potong yang berusia 15 hari mati terbakar," ujarnya.

Siang hari, giliran kandang domba di Desa Karanganom, Kecamatan kauman terbakar. Kobaran api dengan cepat membesar dan membakar seluruh bagian kandang.

"Ada beberapa domba yang berhasil diselamatkan, tapi empat ekor tidak terselamatkan dan mati terbakar," imbuhnya.

Belum sel

esai penanganan, muncul kebakaran lain di Desa Sukowiyono, disusul Desa Padangan dan berikutnya kebakaran kandang sapi di Desa Pakel, Kecamatan Ngantru.

"Ada dua kebakaran yang ditangani oleh warga. Dari rangkaian kebakaran hari ini kami pastikan tidak ada korban jiwa manusia," imbuhnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk waspada dan menghindari hal-hal yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Pemeriksaan instalasi listrik dinilai salah satu hal penting untuk dilakukan, mengingat sebagian kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.

"Kami imbau masyarakat jangan melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan karena saat ini kondisi lahan sedang kering dan mudah terbakar," jelasnya.



Simak Video "Video Titik Panas Karhutla Kalimantan Melonjak, Kalteng Paling Parah "

(auh/abq)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork