Seorang pekerja bernama Akmal mengalami luka bakar saat memanaskan sekop di sebuah bengkel servis sekop di kawasan Kebraon, Surabaya Peristiwa tersebut terjadi ketika Akmal bersama adiknya, Muhammad Afif Jauzakfauzi sedang bekerja.
Ibu Akmal dan Afif yang berada di lokasi mengatakan, saat kejadian, dua anaknya sedang bekerja. Namun, hanya Akmal yang mengalami luka bakar.
"Orang dua, tapi yang kebakar satu. Yang kakaknya itu," kata ibu korban saat ditemui di lokasi.
Menurut keterangan Afif yang disampaikan kepada ibunya, kejadian bermula ketika mereka sedang melakukan proses pemanasan sekop. Kemudian, bensin langsung mengenai bagian tertentu hingga menyebabkan api menyala terpercik.
"Mas saya yang manasin sekop. Habis manasin sekop terus kena bensin, terus api nyala," ujar Afif sebagaimana diceritakan kembali oleh ibunya.
Akmal kemudian mengalami luka bakar pada bagian kedua tangannya. Meski demikian, luka yang dialami korban tidak terlalu parah. Beberapa bagian tangannya mengalami luka, tetapi tidak sampai menyebabkan kondisi yang sangat serius.
"Kanan kiri tangannya melepuh, cuma nggak parah banget sih mas, cuma beberapa," katanya.
Setelah kejadian tersebut, Akmal kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Ibu korban mengaku belum mengetahui secara pasti rumah sakit tempat Akmal dibawa setelah mengalami luka bakar.
"Tadi dibawa ke bawah rumah sakit. Sama warga," ujarnya.
Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa. Sementara Afif yang saat itu juga berada di lokasi tidak mengalami luka akibat kejadian tersebut.
Ibu korban juga memastikan Akmal tidak sedang merokok ketika peristiwa terjadi. Karena itu, ia tidak mengetahui secara pasti penyebab munculnya api selain keterangan bahwa bensin mengenai korban saat proses pekerjaan pemanasan sekop berlangsung.
"Anaknya nggak ngerokok. Tahu saya nggak ngerokok anaknya," katanya.
Kebakaran tersebut kemudian ditangani petugas pemadam kebakaran. Berdasarkan keterangan ibu korban, terdapat dua mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi. Namun, ia tidak mengetahui secara pasti waktu kedatangan petugas.
"Damkar tadi datang. Dua truk damkar habis Asar waktunya," ujarnya.
Selain menyebabkan Akmal mengalami luka bakar, api juga sempat mengenai bagian bangunan di sekitar bengkel. Namun, berdasarkan keterangan ibu korban, tidak seluruh bangunan di sekitar lokasi terdampak.
Saat kejadian, sejumlah warga berada di sekitar lokasi dan membantu proses evakuasi Akmal sebelum korban dibawa untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga wawancara dilakukan, keluarga masih belum mengetahui secara p
Simak Video "Video Titik Panas Karhutla Kalimantan Melonjak, Kalteng Paling Parah "
(auh/hil)