Ledakan Pabrik Bata Ringan di Lamongan Tewaskan 1 Karyawan-6 Luka Bakar

Ledakan Pabrik Bata Ringan di Lamongan Tewaskan 1 Karyawan-6 Luka Bakar

Eko Sudjarwo - detikJatim
Kamis, 17 Sep 2026 09:14 WIB
Ledakan pabrik di Lamongan
Ledakan pabrik di Lamongan/Foto: Istimewa
Lamongan -

Ledakan disusul kebakaran terjadi di area produksi pabrik bata ringan di Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Lamongan. Insiden yang terjadi Kamis (17/9/2026) dini hari itu menyebabkan satu orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka bakar.

Ledakan terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di ruang pengendapan pabrik. Kobaran api kemudian membakar ruangan berukuran sekitar 20x25 meter persegi.

Kabid Damkar Satpol PP Lamongan Rayin mengatakan, petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan setelah menerima laporan dari pihak manajemen perusahaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Laporan masuk sekitar pukul 00.40 WIB melalui Mako Induk Lamongan dan langsung diteruskan ke Pos Damkar Korwil Babat. Petugas bergerak menuju lokasi dengan jarak tempuh sekitar 15 kilometer," kata Rayin, Kamis (17/9/2026).

Satu unit armada pemadam kebakaran bersama tujuh personel diterjunkan ke lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 01.00 WIB dan langsung melakukan pemadaman serta pembasahan di area yang terbakar.

ADVERTISEMENT

"Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 01.30 WIB. Obyek vital seperti gedung operasional dan gedung produksi berhasil diselamatkan," jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, ruang pengendapan mengalami kerusakan. Kerugian material sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp 1 miliar. Sementara itu, para korban langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Korban luka bakar dan korban meninggal dunia dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) dengan bantuan tim medis RSML dan anggota Polsek Pucuk.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan yang kemudian memicu kebakaran tersebut. "Untuk pemicu pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh tim penyidik kepolisian," ungkap Rayin.



(abq/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads