BPBD Jawa Timur (Jatim) memastikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Kawinajang telah padam. Kebakaran menghanguskan 1 Hektare (Ha) lahan.
"Sudah padam kemarin, dan telah dicek sudah tidak ada titik api yang tersisa," kata Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto kepada detikJatim, Kamis (8/10/2026).
Gatot membeberkan lahan yang terbakar di Gunung Kawinajang sejak 6 Oktobet seluas 1 Hektare. Saat ini dipastikan sudah tidak ada titik api.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dampaknya 1 Hektare lahan terbakar. Saat ini sudah tidak ada titik api," tambah Gatot.
Gatot memastikan personel BPBD Jatim siaga 24 jam untuk memantau adanya titik api di seluruh wilayah Jatim. Pihaknya juga membuka layanan aduan di masing-masing kantor BPBD kabupaten/kota untuk informasi karhutla.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jawa Timur (Jatim) menyebabkan ribuan Hektare (Ha) lahan terbakar. Total ada 9.540,25 Ha lahan yang hangus terbakar.
"Total 9.540,25 Ha terbakar sejak Juni 2026 sampai awal Oktober ini," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim, Satriyo Nurseno saat dikonfirmasi, Kamis (8/10/2026).
Satriyo membeberkan 150 kasus karhutla di Jatim sejak bulan Juni lalu. Ratusan kasus itu tersebar di 25 kabupaten/kota se Jatim.
Lebih lanjut Satriyo menyebut karhutla terparah terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Selain itu, karhutla yang melanda kawasan Gunung Ijen, Gunung Buthak, hingga Gunung Kawi tercatat menghanguskan ribuan Hektare lahan.
Satriyo memastikan pada awal Oktober ini karhutla di Jatim sudah padam total. Namun pihaknya tetap memantau potensi titik api melalui aplikasi Sipongi.
Selain karhutla, dampak musim kemarau panjang di Jatim menyebabkan 24 kabupaten/kota masih dilanda kekeringan. Total sudah ada 395.438 jiwa yang terdampak kekeringan.
Dari data BPBD Jatim 24 daerah yang mengalami kekeringan yakni Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Situbondo, Sumenep, Kabupaten Mojokerto, dan Lumajang.
Kemudian Bondowoso, Lamongan, Banyuwangi, Bangkalan, Kabupaten Blitar, Trenggalek, Gresik, Jember, Sampang, Tulungagung, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Kota Batu, Jombang, Bojonegoro, Kabupaten Probolinggo, dan Pamekasan.
Sedangkan untuk daerah yang siaga atau tanggap darurat karhutla yakni di Banyuwangi, Bangkalan, Lumajang, Pasuruan, Trenggalek, Malang, Jember, Mojokerto, Situbondo, Pacitan, Ponorogo, Batu, Jombang, dan Probolinggo.
