Influenza A 'Super Flu' Memang Meningkat di Jatim, Begini Kondisinya

Faiq Azmi - detikJatim
Selasa, 22 Sep 2026 13:30 WIB
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Kasus Influenza A kembali menunjukkan peningkatan signifikan di berbagai wilayah Indonesia dalam beberapa pekan terakhir. Kementerian Kesehatan RI mengumumkan bahwa subtipe Influenza A H3N2 subclade K, yang populer disebut 'Super Flu', telah terdeteksi di 13 provinsi.

Lonjakan pasien juga dilaporkan terjadi di Jawa Timur seiring dengan peningkatan aktivitas influenza di zona transmisi Asia Tenggara menurut data Respiratory Viruses Surveillance Bulletin WHO hingga minggu epidemiologi ke-35 tahun 2026.

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mengungkap rumah sakit di Jatim siap menangani lonjakan kasus super flu. Ia mengakui ada kenaikan pasien super flu di layanan-layanan kesehatan.

"Kemarin saya coba cek waktu ke Malang, sudah turun (pasiennya) yang di salah satu Puskesmas di Gribig kalau nggak salah. Tetapi di tempat lain kami lihat naik. Kami minta terus pantau," kata Emil di Surabaya, Selasa (22/9/2026).

"Tapi memang keluhan ISPA atau Influenza A ini meningkat, dan untuk itu rumah sakit harus sigap, ya, untuk melakukan penanganan," lanjutnya.

Emil mewanti-wanti rumah sakit di Jawa Timur, terutama rumah sakit milik Pemprov Jatim, harus benar-benar mampu melakukan screening pasien yang punya gejala identik dengan super flu.

"Nah, ini biasanya kan orang menyebut influenza tuh self-limiting disease. Artinya penyakit yang sebenarnya dia akan sembuh. Tetapi kalau daya tahan tubuh kita turun, itu biasanya akan memburuk, apalagi kalau ada komplikasi," bebernya.

"Maka rumah sakit tidak boleh ngentengkan kasus-kasus influenza, ya. Jadi semua yang datang, kondisi apa pun, harus ada solusi. Harus ada penanganan-penanganan sebisa mungkin, apakah rawat jalan atau nantinya harus dirujuk," tambahnya.

Meski ada lonjakan, Emil memastikan belum ada laporan rumah sakit penuh hingga menolak pasien super flu untuk berobat.

"Sampai hari ini belum ada rumah sakit yang menyampaikan mereka kewalahan sampai harus menolak pasien. Belum. Tapi kita pantau, dan kalau teman-teman ada informasi, mohon jangan sungkan-sungkan disampaikan kepada kami," tandasnya.



Simak Video "Video: Heboh 'Super Flu', Ini Kata Kemenkes soal Efektivitas Vaksin Influenza "

(auh/dpe)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork