Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kawasan pegunungan Kawi yang sempat meluas ke sejumlah titik di wilayah Gunung Buthak hingga lereng Kawinajang kini dipastikan telah padam.
Kendati demikian, kebakaran di kawasan Gunung Pitrang yang masuk wilayah Kabupaten Blitar masih membara. Kebakaran ini berasal dari rembetan api yang melahap habis kawasan pegunungan Kawi di Kabupaten Malang.
"Untuk titik api yang masih menyala itu yang ada di wilayah KPH Blitar, Gunung Pitrang gitu nggih. Itu masuk Kabupaten Blitar," kata Administratur Perum Perhutani KPH Malang Kelik Djatmiko saat dihubungi detikJatim, Minggu (20/9/2026).
"Upaya pemadaman menggunakan water bombing juga terus berjalan hingga hari ini," imbuhnya.
Sementara itu, untuk wilayah Kawinajang dan Gunung Buthak yang sebelumnya membara, dipastikan sudah tidak ada lagi titik api. Hari ini, tim gabungan diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran darat guna memastikan kondisi benar-benar aman.
"Untuk di Kawinajang sama Buthak sudah padam. Tapi hari ini masih dipastikan melalui darat, benar-benar api sudah padam," jelas Kelik.
Kelik menambahkan, api di kawasan Kawinajang sebenarnya sudah mulai terkondisikan sejak empat hingga lima hari lalu. Api yang padam berada di sepanjang rentetan kawasan Gunung Putri Tidur, mulai dari Gunung Malang hingga Batu Tulis yang mengarah ke Gunung Kawi.
Sebagai informasi, pegunungan Kawi atau sering disebut pegunungan Putri Tidur secara umum terdiri dari tiga gunung utama, antara lain Gunung Kawi, Gunung Buthak, dan Gunung Panderman.
Kebakaran ini berawal dari kemunculan titik api pada Selasa (1/9/2026) lalu, yang sempat menghanguskan lahan dan hutan di Petak 100 Gunung Buthak, Kabupaten Malang, seluas 15 hektare sebelum berhasil di atasi. Namun, terpaan angin memicu timbulnya titik api baru pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kondisi angin kencang yang melanda kawasan pegunungan membuat api merembet cepat hingga membakar areal hutan di Gunung Buthak dan Kawinajang. Pada Kamis (10/9/2026), kebakaran sempat dinyatakan padam, dan penyisiran darat pada Jumat (11/9/2026) tidak lagi menemukan titik api.
Namun, terpaan angin kencang pada Sabtu (12/9/2026) malam memicu timbulnya titik api baru di lereng Gunung Buthak dan Kawinajang. Api kemudian merambat hingga memasuki wilayah Kabupaten Blitar pada Selasa (15/9/2026).
Berbagai upaya pemadaman terus dilakukan, termasuk penerjunan ratusan personel gabungan di jalur darat, serta operasi water bombing yang telah memasuki hari ketujuh hingga Minggu (20/9/2026).
Simak Video "Video: 64 Pesawat Perkuat Operasi Pemadaman Karhutla"
(irb/hil)