KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026). Kapal tersebut terbalik di perairan sekitar Kepulauan Masalembo hingga membuat kawasan 'Segitiga Bermuda Indonesia' kembali jadi sorotan.
Berdasarkan data sementara Basarnas pada Senin (14/9), sebanyak 114 orang telah dievakuasi. Rinciannya, 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara 129 orang lainnya masih dalam pencarian.
Kecelakaan KM Virgo Transport 8 kembali mengingatkan pada sejarah panjang kecelakaan transportasi di sekitar Kepulauan Masalembo. Kawasan tersebut dikenal dengan julukan 'Segitiga Bermuda Indonesia'.
Berikut sejumlah kecelakaan tersebut:
1. KMP Tampomas II, 1981
Salah satu tragedi besar yang membuat nama Masalembo lekat dengan kecelakaan laut terjadi pada 27 Januari 1981. KMP Tampomas II milik Pelni saat itu berlayar dari Jakarta menuju Ujung Pandang, kini Makassar. Kapal kemudian terbakar dan tenggelam di sekitar Kepulauan Masalembo.
Kapal tersebut membawa lebih dari 1.000 penumpang terdaftar serta 82 awak. Sebanyak 431 orang diperkirakan meninggal dunia, sementara 753 orang berhasil diselamatkan. Tragedi tersebut menjadi salah satu catatan dalam sejarah pelayaran Indonesia.
2. KM Senopati Nusantara, 2006
Menjelang akhir 2006, kecelakaan kapal kembali terjadi di jalur pelayaran Jawa. KM Senopati Nusantara tenggelam setelah berlayar dari Kumai menuju Semarang pada 29 Desember 2006.
Kapal itu tercatat membawa 628 orang. Rinciannya sekitar 542 penumpang, 57 awak kapal, dan 29 sopir kendaraan. Tak hanya itu, berbagai muatan seperti truk, motor, mobil, hingga alat berat juga berada di kapal tersebut.
3. Adam Air 574, 2007
Hanya beberapa hari setelah tragedi Senopati Nusantara, kecelakaan besar kembali terjadi. Pesawat Adam Air Penerbangan 574 rute Jakarta-Surabaya-Manado hilang kontak pada 1 Januari 2007. Pesawat Boeing 737-400 tersebut membawa 102 orang dan seluruhnya dinyatakan meninggal dunia. Lokasi hilang kontak pesawat di atas perairan Masalembo.
Kotak hitam pesawat kemudian baru ditemukan pada Agustus 2007 di kedalaman sekitar 2.000 meter.
4. Tiga kapal tenggelam beruntun pada 2007
KM Mutiara Indah dilaporkan tenggelam pada 19 Juli 2007. Sekitar sepekan kemudian, KM Fajar Mas mengalami kecelakaan pada 27 Juli 2007.
Belum sebulan berselang, KM Sumber Awal juga dilaporkan tenggelam pada 16 Agustus 2007. Tiga kecelakaan tersebut terjadi dalam rentang waktu yang sangat berdekatan di sekitar kawasan perairan Kepulauan Masalembo.
Simak Video "Video: Rombongan Kloter Pertama Haji Embarkasi Surabaya Tiba di Tanah Air"
(auh/hil)