Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Pria berinisial MS (55) warga di Kecamatan Kepanjenkiduk, Kota Blitar ditemukan tewas usai diduga menabrakkan diri ke kereta api di perlintasan KA Desa Pojok, Kecamatan Garum. Pria paruh baya itu diduga nekat mengakhiri hidupnya karena mengalami depresi.
Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni membenarkan adanya laporan kecelakaan kereta api tersebut. Kecelakaan itu terjadi di wilayah perlintasan Kereta Api KM 112+6/7, Desa Pojok, Kecamatan Garum. Petugas jaga melaporkan adanya korban yang sengaja menabrakkan diri ke kereta api yang sedang melintas.
"Petugas menerima laporan adanya korban kecelakaan di perlintasan kereta api. Kejadian tadi pagi, sekitar pukul 05.01 WIB. Anggota dan petugas lainnya langsung melakukan evakuasi," terangnya saat dikonfirmasi detikJatim, Rabu (2/9/2026).
Berdasarkan keterangan saksi, Muheni menyebut korban awalnya berada di sekitar perlintasan KA kilometer 117+9 tersebut. Korban diduga sengaja menabrakkan diri saat KA Majapahit melintas.
"Kemudian saat kereta Api Matarmaja melintas dari arah barat (Blitar) ke timur (Malang), korban diduga menabrakkan diri. Sehingga korban terlindas kereta tersebut," jelasnya.
Mengetahui hal tersebut, petugas jaga langsung mendatangi lokasi dan menghubungi petugas keamanan Stasiun Garum dan Polsek Garum. Jenazah korban akhirnya dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo.
Muheni menyebut, pihaknya telah menghubungi keluarga korban. Menurutnya, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan menabrakkan diri ke kereta api karena mengalami depresi.
"Berdasarkan keterangan salah satu keluarga bahwa korban mengalami depresi. Kami belum tahu depresi karena apa, karena masih dalam penyelidikan. Yang jelas saat ini korban sudah dievakuasi di Rumah Sakit," tandasnya.
Simak Video "Video Menhub Ungkap Kronologi Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo"
(irb/hil)