Mogok di Pelintasan, Dump Truk di Blitar Dihantam KA Dhoho

Mogok di Pelintasan, Dump Truk di Blitar Dihantam KA Dhoho

Fima Purwanti - detikJatim
Selasa, 28 Apr 2026 23:38 WIB
KA Dhoho tabrak dump truk di Sananwetan, Kota Blitar
KA Dhoho tabrak dump truk di Sananwetan, Kota Blitar (Foto: Fima Purwanti/detikJatim)
Blitar -

Sebuah dump truk bermuatan pasir tertabrak KA Dhoho relasi Blitar - Surabaya di perlintasan kereta api di Jalan Imam Bonjol Kecamatan Sananwetan Kota Blitar. Akibatnya, KA Dhoho sempat berhenti akibat kecelakaan tersebut.

Pantauan detikJatim di lokasi, truk berwarna hijau dan biru itu ringsek pada bagian depan. Sejumlah penumpang tampak turun sejenak dari kereta tersebut. Sementara truk masih belum dievakuasi.

"Kami sampaikan kejadian sekitar pukul 21.45 WIB, terjadi kecelakaan antara KA Dhoho dengan dump truck," kata Kanit Laka Lantas Polres Blitar Kota Ipda Suratno kepada detikJatim di lokasi, Selasa (28/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ratno menyebut KA Dhoho itu mulanya berangkat dari Stasiun Blitar menuju Malang - Surabaya. Namun, saat melintas di perlintasan KA JPL 190 mengalami benturan dengan dumptruk yang berada di depan palang pintu kereta.

ADVERTISEMENT

Akibatnya KA Dhoho menabrak bagian depan dumptruk tersebut. Sementara sopir AG (39) warga Kediri dan kerneknya MNE (24) warga Kediri dipastikan sempat menyelamatkan diri.

"Benturan dengan truk HINO berwarna hijau yang melintas dari arah utara Jalan Imam Bonjol. Awalnya melaju seperti biasa, tapi mesin truk diduga tiba - tiba mati saat palang kereta api diturunkan," jelasnya.

KA Dhoho tabrak dump truk di Sananwetan, Kota BlitarKA Dhoho tabrak dump truk di Sananwetan, Kota Blitar (Foto: Fima Purwanti/detikJatim)

Saat mogok itu, supir dan kernek langsung menyelamatkan diri. Sementara bodi truk bagian depan ringsek. Hal serupa juga terjadi pada bagian depan KA Dhoho yang harus diganti.

"Untuk kereta api terpaksa kembali mundur ke Stasiun Blitar untuk diganti dulu, agar bisa melanjutkan perjalanan," terangnya.

Ratno menegaskan belum dapat memastikan penyebab kecelakaan tersebut. Polisi masih meminta keterangan dari sopir, saksi dan akan mengecek CCTV yang ada di perlintasan tersebut.

"Belum (penyebab) bisa dipastikan. Yang jelas kami laksanakan evakuasi dulu untuk penumpang dan kendaraan truk yang bermuatan pasir itu," katanya.

Lalu lintas di Jalan Imam Bonjol saat ini masih belum dapat dilalui oleh kendaraan besar. Ratno menyebut, pihaknya telah mengalihkan arus lalu lintas dari arah Malang ke Blitar melalui Jalan Sudanco Supriadi atau simpang tingga Berlangganan ke barat.

Sebaliknya, kendaraan dari arah Blitar - Kediri ke Malang akan dialihkan sementara di jalur selatan melalui Jalan Bali, Karangtengah Kota Blitar.

"Untuk sementara lalu lintas kami alihkan, sambil menunggu evakuasi dumptruk ini. Mohon waktu," tandasnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads