Puluhan Siswa SMAN 3 Nganjuk Diduga Keracunan MBG

Puluhan Siswa SMAN 3 Nganjuk Diduga Keracunan MBG

Bakrie - detikJatim
Rabu, 02 Sep 2026 15:58 WIB
Siswa korban dugaan keracunan MBG di Nganjuk
Siswa korban dugaan keracunan MBG di Nganjuk/Foto: Bakrie/detikJatim
Nganjuk -

Puluhan siswa SMA Negeri (SMAN) 3 Nganjuk dilaporkan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (2/9/2026). Mereka dilarikan ke dua rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Pantauan detikJatim di RSUD Nganjuk, sejumlah pasien yang masih berseragam sekolah menjalani penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), sekitar pukul 15.30 WB.

"Benar informasi itu (siswa SMAN 3 diduga keracunan menu MBG). Untuk jumlahnya masih kami verifikasi," ungkap Kasatgas MBG Kabupaten Nganjuk, Judy Hernanto kepada detikJatim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Informasi yang dihimpun detikJatim, siswa yang diduga keracunan dilarikan ke RSUD Nganjuk dan RS Bhayangkara. Jumlahnya diperkirakan 30 orang.

"Yang masuk ke sini 17 siswa bapak," jawab salah satu petugas RSUD Nganjuk saat ditanya Judy.

ADVERTISEMENT

Hingga kini belum diketahui juga menu apa saja yang dikonsumsi para siswa. Dan dari SPPG mana yang menyuplai menu MBG ke SMAN 3 Nganjuk tersebut.

Sementara itu, Kabag Prokopim Pemkab Nganjuk, Syamsudin ditemui di RSUD Nganjukmenyampaikan, jumlah sementara siswa SMA Negeri (SMAN) 3 Nganjuk yang diduga keracunan menu MBGadalah 49 orang.

"Untuk yang di Puskesmas Begadung ada 20, di RSUD 17 dan di RS Bhayangkara 12. Sementara jumlahnya 49 orang," ungkap Syamsudin.

Dia menyebut bahwa bila nanti masih ada siswa yang mengalami gejala sama dan harus dirujuk, dimungkinkan akan dibawa rumah sakit islam.

Di sisi lain, Syamsudin masih belum mendapat informasi pasti terkuat menu MBG yang dikonsumsi para siswa tersebut. Karena semuanya kasih dalam tahap verifikasi.

"Untuk menu belum dapat laporan. Yang jelas gejalanya mual dan muntah," pungkasnya.



(abq/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads