28 SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Murid Baru

Muhammad Aminudin - detikJatim
Rabu, 15 Jul 2026 08:15 WIB
Ilustrasi siswa SD baru (Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim)
Malang -

Puluhan sekolah dasar negeri di Kota Malang kekurangan siswa dalam masa penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang menyebut, sekolah minim jumlah siswa baru tersebut mayoritas berada di pinggiran kota.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang tercatat ada 28 SD negeri masih kekurangan siswa dari pagu yang ditentukan.

Jika diprosentase jumlahnya 15 persen dari total jumlah SD negeri di Kota Malang, yang tercatat sebanyak 195 SD negeri.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana menyebut bahwa sekolah dasar negeri yang mengalami kekurangan siswa dari pagu, umumnya berada di kawasan pinggiran kota yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Malang dan Kota Batu.

"Jumlahnya 15 persen SDN di Kota Malang yang kekurangan murid. Total keseluruhan SDN ada 195 sekolah," kata Suwarjana saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (15/7/2026).

Suwarjana membeberkan, bahwa jumlah anak usia sekolah dasar menurun, karena keberhasilan program Keluarga Berencana (KB) pada tahun-tahun sebelumnya.

Kondisi itu kemudian berdampak terhadap peserta didik baru yang akan melanjutkan jenjang pendidikan dasar di Kota Malang.

"Salah satu faktornya karena keberhasilan program KB. Sehingga jumlah kelahiran tidak sebanyak dulu," bebernya.

Ia juga menjelaskan, sekolah yang masih kekurangan murid tersebar di sejumlah wilayah, seperti Kelurahan Jatimulyo, Tasikmadu, Bandulan, hingga Mulyorejo.

Menurutnya, sejauh ini sekolah paling sedikit menerima enam siswa, dan paling banyak menerima 17 siswa.

"Paling sedikit menerima enam siswa, gak sampai satu atau dua, itu ada di Tasikmadu dan Jatimulyo," tuturnya.

Suwarjana menilai bahwa pilihan masyarakat terhadap sekolah negeri masih cukup tinggi.

Sementara daya tampung sekolah swasta, termasuk sekolah swasta favorit, dinilai belum mampu menyerap seluruh calon peserta didik.

"Kalau sekolah swasta favorit paling hanya sekitar seribuan siswa. Selebihnya masyarakat masih banyak yang memilih sekolah negeri," katanya.

Sementara Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Malang Muflikh Adhim, menambahkan, setiap sekolah memiliki pagu penerimaan sebanyak 28 siswa per rombongan belajar.

Namun, sebagian sekolah yang belum memenuhi kuota rata-rata masih kekurangan lebih dari 10 siswa.

"Pagu sekolah 28 siswa. Rata-rata sekolah yang kekurangan murid masih kurang lebih dari 10 siswa," imbuh Adhim terpisah.

Sejumlah sekolah yang hingga kini belum memenuhi kuota antara lain SDN Gadingkasri, SDN Kiduldalem 1, SDN Kiduldalem 2, SDN Oro-Oro Dowo, serta SDN Sukoharjo 2.

Selain sekolah-sekolah tersebut, masih ada beberapa SD negeri lainnya yang mengalami kondisi serupa.



Simak Video "Video: Draft Aturan SPMB Sudah Disetujui Presiden Prabowo, Ini Bocorannya"

(auh/abq)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork