Toko ATK di Kota Malang Laris Manis Jelang Tahun Ajaran Baru

Toko ATK di Kota Malang Laris Manis Jelang Tahun Ajaran Baru

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Minggu, 12 Jul 2026 16:40 WIB
Toko ATK Dian Ilmu diserbu para ortu dan anaknya
Toko ATK Dian Ilmu diserbu para ortu dan anaknya. (Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim)
Malang -

Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026, sejumlah toko alat tulis kantor (ATK) di Kota Malang mulai diserbu masyarakat. Salah satunya di toko ATK Dian Ilmu, Jalan Wilis, Klojen, Kota Malang.

Berdasarkan pantauan di toko ATK Dian Ilmu pada Minggu (12/7/2026), antrean orangtua bersama anak-anak tampak memadati toko untuk memburu berbagai keperluan sekolah anak.

Karyawan Toko ATK Dian Ilmu, Caca mengungkapkan, tren belanja kebutuhan sekolah pada tahun ini dirasa lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau tahun kemarin, H-3 minggu itu orang baru mulai belanja. Tapi kalau tahun ini, dari H-1 bulan sebelum masuk sekolah, masyarakat sudah banyak yang mencicil belanja," ujar Caca saat ditemui di detikJatim, Minggu (12/7/2026).

Menurut Caca, komoditas yang paling awal diburu oleh para orang tua murid adalah buku tulis. Kunjungan konsumen terus merangkak naik hingga mencapai puncaknya pada H-1 masuk sekolah.

ADVERTISEMENT

Selain buku tulis, barang-barang pelengkap seperti sampul buku, krayon, pensil kayu, pulpen, rautan, hingga penghapus juga menjadi buruan utama, terutama bagi segmen siswa SD dan SMP.

"Nanti biasanya setelah masuk sekolah, atau seminggu setelah masuk sekolah, toko masih akan ramai. Biasanya mereka gantian memburu sampul buku dan krayon," tambahnya.

Demi mengantisipasi lonjakan pembeli agar tidak kehabisan stok, pihak toko mengaku sudah melakukan persiapan matang sejak jauh-jauh hari. Manajemen toko bahkan telah mencicil pasokan barang sejak tiga bulan sebelum tahun ajaran baru dimulai.

"Persiapan dari toko kita mulai dari H-3 bulan. Stok buku dan krayon sudah mulai dimasukkan dan disimpan di gudang. Jadi pas pasar sudah mulai bergerak di H-1 bulan, kita enggak ketakutan kehabisan stok atau susah cari barang," jelas Caca.

Meski tidak merinci angka pasti persentase kenaikan omzet, Caca menyebut perputaran uang pada tahun ajaran baru kali ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Target omzet yang biasanya baru menyentuh titik puncak pada H-3 tahun lalu, kini sudah bisa terlampaui lebih cepat.

Guna mengatasi membludaknya jumlah pembeli dan menghindari antrean yang mengular seperti tahun lalu, manajemen toko memutuskan untuk menambah tenaga kerja musiman dan fasilitas meja kasir.

"Kita ada penambahan karyawan part-time selama 2 bulan. Bulan pertama fokus untuk pembekalan product knowledge, lalu bulan kedua diterjunkan saat puncak tahun ajaran baru. Selain itu, berkaca dari tahun lalu yang antreannya cukup mengular, tahun ini kita juga menambah jumlah kasir," tandasnya.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads