Flyover Gedangan Sidoarjo Ditargetkan Mulai Dibangun pada 2027

Aprilia Devi - detikJatim
Sabtu, 27 Jun 2026 14:40 WIB
Rancangan design Flyover Gedangan/Foto: dok Istimewa
Sidoarjo -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus mematangkan persiapan pembangunan Flyover Gedangan. Proyek tersebut ditargetkan selesai sesuai rencana untuk mengatasi permasalahan kemacetan.

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan, tahapan perencanaan proyek telah siap. Saat ini, proses yang masih berjalan adalah pembebasan lahan setelah sebelumnya dilakukan sosialisasi kepada masyarakat.

"Perencanaan sudah, DED (detail engineering design) juga sudah. Proses pembebasan lahan yang sedang berjalan. Sosialisasinya juga sudah dilakukan," kata Subandi, Sabtu (27/6/2026).

Menurutnya, proses appraisal ditargetkan selesai pada Juli 2026. Setelah itu, pembayaran ganti rugi lahan diharapkan dapat dilakukan mulai Agustus, sehingga seluruh lahan yang dibutuhkan rampung dibebaskan pada akhir tahun.

"Sekarang sudah ada dana Rp 200 miliar di APBD. Sementara yang dibutuhkan sekitar Rp 400 miliar. Nanti bisa kita tambah lewat PAK 2026," ujarnya.

Subandi mengatakan, seluruh tahapan terus dikawal agar pembangunan Flyover Gedangan bisa mulai direalisasikan pada 2027. Proyek tersebut diharapkan mampu mengurai kemacetan selama bertahun-tahun di kawasan tersebut.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo M Mahmud menyebut masih ada beberapa aspek desain yang perlu dibahas bersama pihak terkait. Salah satunya mengenai posisi Stasiun Gedangan yang berada di sebelah barat simpang.

"Itu perlu kita bicarakan lebih lanjut dengan KAI dan BBPJN. Kemudian, kami juga usulkan di bagian bawah flyover ditambah taman-taman supaya terlihat estetik dan hijau," ujar Mahmud.

Selain itu, Pemkab mengusulkan pelebaran jalur putar balik karena jalur tersebut kerap dilalui truk besar dan truk tronton. Mahmud juga menyebut tinggi flyover masih akan disesuaikan dengan rencana pembangunan jalur double track kereta api pada 2029.

"Satu lagi, terkait ketinggian flyover. Karena tahun 2029 mendatang jalur kereta yang melintas di perempatan Gedangan itu jadi double track, tentu perlu penyesuaian," imbuhnya.

Pembangunan Flyover Gedangan sendiri disebut membutuhkan pembebasan 105 bidang tanah. Jalur flyover direncanakan membentang dari kawasan dekat Bank BCA di sisi utara hingga mendekati pertigaan Puri Surya Jaya.



Simak Video "Video Kuasa Hukum: ASN yang Tewas dalam Mobil di Juanda Tak Punya Konflik"

(irb/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork