Baru 2 Hari Dicat Warga, Halte Veteran Malang Kena Vandalisme Lagi

Muhammad Aminudin - detikJatim
Senin, 27 Apr 2026 22:10 WIB
Halte di Jalan Veteran baru dua hari dicat jadi sasaran vandalisme. (Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim)
Malang -

Halte di Jalan Veteran, Kota Malang, kembali jadi sorotan. Baru dua hari dicat ulang oleh komunitas dan warga, fasilitas umum tersebut sudah menjadi sasaran vandalisme.

Dari pantauan di lokasi, sejumlah bidang dari halte didirikan dengan konstruksi besi tersebut, sudah berubah warna.

Pada sisi timur dari tempat duduk warga menunggu angkutan umum, terlihat pada bagian ada coretan cat warna hitam.

Pelaku vandalisme menggoreskan tulisan 'Hedge Merch'. Tak hanya itu, pada sisi bagian barat atas juga masih nampak coretan grafiti berwarna kuning. Adanya vandalisme itu dikeluhkan oleh masyarakat, terutama pengguna moda transportasi umum.

Sejumlah komunitas dan warga sebelumnya mengecat halte dengan warna pink secara swadaya pada Sabtu (25/4/2026), kemarin.

Seperti disampaikan Ghea Nugrasesanty mahasiswi asal Jakarta ini menilai, adanya vandalisme kembali membuat penampakan halte kini dimanfaatkan untuk pengguna TransJatim itu jadi terkesan kumuh dan kotor.

"Kan baru dicat ya. Lalu ada vandalisme lagi, tentunya ini sangat disayangkan. Kalau kotor gini kan kelihatannya kumuh," ungkap Ghea ditemui di lokasi, Senin (27/4/2026).

Di sisi lain, Ghea juga melihat kurangnya perhatian dari pemerintah terkait keberadaan fasilitas umum.

Karena menurut Ghea dirinya masih banyak menemukan halte dalam kondisi kotor dan kumuh, karena tidak tersentuh perawatan.

"Pemkot kayaknya kurang perhatian sama ruang publik utamanya transportasi umum," tegasnya.

Ghea menambahkan, bahwa kondisi fasilitas umum seperti halte yang berada di Kota Malang umumnya kurang bagus dan tidak nyaman bagi masyarakat.

Lantaran kondisinya banyak kurang terawat dan dibiarkan begitu saja. "Halte kotor dan tidak terawat. Kalau dari warga tidak ada yang bergerak berinisiatif saya yakin Pemkot juga tidak peduli," keluhnya.

Menurut Ghea yang banyak bergantung pada transportasi umum, mendorong adanya peningkatan perawatan untuk fasilitas umum seperti halte.

Agar kondisinya bisa tetap terjaga dan membuat nyaman bagi masyarakat yang memanfaatkannya.

Bahkan Ghea menyebut, kondisi halte di Malang masih jauh tertinggal dibandingkan kota besar lain.

"Harapannya, ada perawatan, dibagusin lagi, biar lebih nyaman, seperti Jakarta kan tertata rapi," tutupnya.

Sebelumnya, sejumlah komunitas yang dipelopori Wahyu Setyo Pratama nekat turun ke jalan untuk mengecat ulang Halte Trans Jatim di kawasan Jalan Veteran, Kota Malang. Langkah ini sebagai kritik terhadap pemerintah yang dinilai mengabaikan perawatan fasilitas umum.



Simak Video "Video Heboh Pemotor Lempar Batu ke Bus Trans Jatim, Pelakunya Ternyata ASN"

(auh/dpe)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork