Pelantikan ratusan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang memicu sorotan luas dari publik. Nama Ahmad Dzulfikar Nurrahman, putra Bupati Malang HM Sanusi, menjadi yang paling disorot di antara ratusan pejabat yang dilantik.
Penunjukan Dzulfikar sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang memunculkan pro dan kontra.
Fakta-fakta Polemik Anak Bupati Malang Jadi Kepala DLH:
1. Pelantikan Libatkan 447 Pejabat Sekaligus
Pelantikan yang digelar di Pendopo Agung pada Senin (13/4/2026) itu mencakup 447 pejabat dari berbagai jenjang jabatan, mulai dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, camat, hingga kepala sekolah. Besarnya jumlah pejabat yang dilantik sekaligus ini menunjukkan adanya perombakan besar dalam struktur birokrasi di lingkungan Pemkab Malang.
"Jual beli jabatan tidak ada, yang dilantik tidak dimintai uang. Kalau ada yang bayar bilang saya. Kita harus hentikan semua ini, itu melanggar sumpah janji," tegas Sanusi.
2. Nama Anak Bupati Jadi Sorotan Publik
Di antara ratusan pejabat yang dilantik, nama Ahmad Dzulfikar Nurrahman menjadi perhatian karena posisinya sebagai anak dari Bupati Malang HM Sanusi. Sorotan semakin kuat karena ia dilantik langsung oleh ayahnya sendiri untuk menduduki jabatan strategis sebagai Kepala DLH Kabupaten Malang.
"Pakta Integritas ini tidak boleh dilanggar, kalau dilanggar nanti akan ada sanksinya," tambahnya.
3. Dilantik Jadi Kepala DLH Kabupaten Malang
Dzulfikar resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang yang memiliki peran penting dalam pengelolaan lingkungan dan pelayanan publik. Jabatan ini dinilai strategis sehingga penunjukannya menjadi perhatian publik, terutama karena berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat luas.
"Tentu saya memahami kalau publik mempertanyakan kualitas pejabat publik selaku pelayan masyarakat," ujar Dzulfikar.
Simak Video "Redtalks: Diskusi Inspiratif Lintas Generasi"
(irb/hil)