Bupati Malang M Sanusi melantik putra kandungnya sendiri, Ahmad Dzulfikar Nurrahman sebagai salah satu dari 3 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) bersamaan dengan pelantikan ratusan pejabat lainnya. Rekomendasi pelantikan 4 JPTP ini sebenarnya sudah lama muncul, namun bupati meminta pelantikannya bersamaan ratusan pejabat lain.
Hal itu seperti disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah. Dia menjelaskan bahwa pelantikan besar-besaran ini mencakup berbagai lini.
Berkaitan dengan pelantikan3 pejabat JPTP, termasuk pelantikan anak kandung Bupati Sanusiyang baru terlaksana, Nurmanmengatakan bahwa hal itu merupakan instruksi langsung dari Bupati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebetulan khusus yang tiga JPTP ini rekomendasinya sudah lama, tetapi petunjuk dari Pak Bupati dibarengkan saja dengan camat, kepala sekolah, dan jabatan lain. Alhamdulillah hari ini sudah terlaksana," kata Nurman, Kamis (16/4/2026).
Ahmad Dzulfikar Nurrahman dilantik sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang oleh ayah kandungnya sendiri, yang tidak lain adalah Bupati Malang Sanusi di Pendopo Agung Kabupaten Malang pada Senin (13/4).
Nurman selaku Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang menjelaskan bahwa selain pejabat tinggi, turut dilantik 6 camat, 2 kepala bagian, 2 lurah, 36 kepala SMP, 341 kepala SD, serta puluhan tenaga fungsional dan kesehatan turut dilantik sebagai bentuk penyegaran organisasi.
Sanusi setelah pelantikan Senin lalu menegaskan bahwa seluruh proses seleksi jabatan di wilayahnya berjalan bersih tanpa adanya praktik transaksional.
"Jual beli jabatan tidak ada, yang dilantik tidak dimintai uang. Kalau ada yang bayar bilang saya. Kita harus hentikan semua ini, itu melanggar sumpah janji," tegas Sanusi.
Bupati juga mengingatkan poin-poin krusial dalam Pakta Integritas, termasuk larangan menerima atau memberi hadiah atau gratifikasi dalam bentuk apa pun.Diamengancam akan memberikan sanksi tegas bagi siapa saja yang berani melanggar aturan tersebut.
"Pakta Integritas ini tidak boleh dilanggar, kalau dilanggar nanti akan ada sanksinya," tambahnya.
Selain melantik Ahmad Dzulfikar Nurrahman, putranya, Sanusi juga melantik tiga pejabat eselon II lainnya, yakni Nurrahman sebagai Kepala Satpol PP, Sujarwo Ady Wijayanto sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Astri Lutfiatunnisa yang menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Dalam arahannya, Sanusi menekankan mutasi dan pelantikan ini adalah langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik. Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk memegang teguh Pakta Integritas yang telah diikrarkan.
"Ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Malang untuk menjalankan sistem manajemen kepegawaian dalam tata kelola pemerintahan yang baik," ujar Sanusi dalam sambutannya.
Sanusi menegaskan pihaknya bersama Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) akan melakukan pengawasan ketat terhadap kinerja para ASN. Dia pastikan bahwa pengawasan itu bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan untuk memastikan profesionalisme dan akuntabilitas kerja.
(ihc/dpe)
