Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi. Hingga saat ini, status Gunung Semeru masih berada di Level 3 atau siaga.
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Semeru, erupsi berupa awan panas guguran meluncur sejauh 3.500 meter ke arah Besuk Kobokan.
Selain itu, erupsi juga disertai letusan dengan tinggi kolom abu teramati sekitar ±800 meter di atas puncak (±4.676 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat daya. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 4 menit 6 detik.
"Gunung Semeru mengalami erupsi dengan meluncurkan awan panas guguran sejauh 3.500 meter," ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, dalam laporan tertulis yang diterima detikjatim, Minggu (29/3/2026).
Petugas mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 13 kilometer dari puncak.
Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi awan panas susulan, guguran lava, serta lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru.
"Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di radius 13 kilometer dari puncak," pungkas Sofian.
Simak Video "Video: Kondisi Terkini Aliran Sungai Curah Kobokan Usai Gunung Semeru Erupsi"
(ihc/abq)