Akses Gerbang Tol (GT) Waru 6 akan ditutup sementara selama sepekan mulai 20 hingga 26 Mei 2026. Selama periode tersebut, arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif guna mendukung pekerjaan perbaikan jalan.
Direktur Utama PT Jasamarga Surabaya Mojokerto D. Hari Pratama mengatakan perbaikan dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan berkala untuk menjaga kualitas jalan di sekitar gerbang tol.
"Pekerjaan pemeliharaan ini dilakukan untuk memastikan kondisi fisik jalan di sekitar gerbang tol tetap prima, berumur panjang, dan aman saat dilintasi kendaraan," kata Hari dalam keterangannya, Rabu (20/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, selama enam hari pengerjaan, seluruh akses menuju GT Waru 6 akan dialihkan ke jalur lain yang telah disiapkan.
"Selama proses perbaikan berlangsung, akses ke GT Waru 6 akan dialihkan sementara mulai tanggal 20 hingga 26 Mei 2026," ujarnya.
Hari memastikan pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Serta memastikan keselamatan pengguna jalan tol tetap menjadi prioritas utama.
Untuk mengantisipasi kepadatan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas, Hari menegaskan pihaknya bersama kepolisian dan para pemangku kepentingan terkait telah menyiapkan skema pengalihan arus lalin.
"Bagi para pengguna jalan di mana seluruh lalu lintas yang mengarah ke GT Waru 6 akan dialihkan melalui Waru Ramp KM 16+400 pada Ruas Jalan Tol Surabaya-Gempol," imbuhnya.
Hari menyampaikan bahwa keputusan perbaikan ini diambil demi menjaga standar pelayanan minimal (SPM) jalan tol dan menghindari potensi kerusakan jalan yang lebih besar di kemudian hari yang dinilai dapat membahayakan pengendara.
"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengguna jalan tol atas ketidaknyamanan yang terjadi selama masa perbaikan ini. Kami sangat menghargai kesabaran dan kerja sama dari seluruh masyarakat", tuturnya.
Meski begitu, Hati mengimbau pengguna jalan tol agar selalu mengutamakan keselamatan berkendara dengan mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengguna jalan juga diharapkan memastikan kecukupan saldo uang elektronik dan bahan bakar sebelum memasuki jalan tol agar perjalanan dapat berlangsung lancar.
