Waspada Macet! Ojol Bakal Demo di Sejumlah Titik Surabaya

Waspada Macet! Ojol Bakal Demo di Sejumlah Titik Surabaya

Hilda Meilisa Rinanda - detikJatim
Rabu, 20 Mei 2026 09:01 WIB
Demo Ojol di Surabaya
Demo ojol di Surabaya (Foto: Raihan Akbar Mahendra/detikJatim)
Surabaya -

Pengendara yang melintas di Kota Surabaya diminta waspada potensi kemacetan, sebab ada aksi unjuk rasa driver ojek online (ojol). Massa aksi dijadwalkan bergerak dari Bundaran Waru menuju sejumlah titik vital di Kota Pahlawan dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Pantauan detikJatim pagi ini, massa sudah mulai berkumpul di Frontage Ahmad Yani setelah CITO mal. Para pengemudi ojol mengenakan jaket dan membawa sejumlah bendera.

Sejumlah ruas protokol diperkirakan mengalami kepadatan kendaraan karena polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional selama aksi berlangsung. Pengguna jalan diimbau mencari jalur alternatif agar tidak terjebak kemacetan panjang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan, pihaknya telah menyiapkan personel pengamanan di sejumlah titik, terutama kawasan perbatasan masuk Kota Surabaya.

ADVERTISEMENT

"Kesiapan personel untuk antisipasi demo ojol. Kami mempersiapkan pengamanan pergelaran personel di simpul-simpul jalan yang akan dilalui dari titik kumpul bundaran waru bagi massa unjuk rasa yang akan masuk ke Surabaya," ujar Galih saat dikonfirmasi detikJatim, Selasa (19/5/2026).

Menurut Galih, massa ojol akan berkumpul di kawasan Bundaran Waru, tepatnya di halte depan Bank Mandiri sebelum bergerak menuju sejumlah kantor instansi di Surabaya.

"Setelah itu menuju Dishub Provinsi Jatim, Diskominfo Provinsi Jatim, Polda Jatim, dan DPRD Jatim," ujarnya.

Polisi memprediksi arus kendaraan akan padat di sejumlah ruas utama yang menjadi jalur pergerakan massa aksi. Rute yang akan dilalui meliputi Bundaran Waru, Frontage Ahmad Yani, Jalan Raya Wonokromo, Raya Darmo, Urip Sumoharjo, Basuki Rahmat, Embong Malang, Blauran, Bubutan hingga Indrapura.

Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, polisi menyiapkan pengawalan massa sekaligus rekayasa lalu lintas secara situasional di titik-titik rawan macet.

"Akan dilaksanakan pengawalan massa unras mulai dari titik kumpul bundaran waru sampai dengan sasaran lokasi unjuk rasa selanjutnya, serta akan dilakukan rekayasa arus lalin apabila diperlukan (situasional) dan memperkuat personel di simpul-simpul besar dan sasaran lokasi unjuk rasa," tuturnya.

Galih pun mengimbau masyarakat agar menghindari jalur yang dilalui massa aksi dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran lalu lintas selama demo berlangsung.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads