Keutamaan Nuzulul Quran: Malam Penuh Berkah pada 17 Ramadhan

Allysa Salsabillah Dwi Gayatri - detikJatim
Jumat, 06 Mar 2026 05:30 WIB
Ilustrasi Nuzulul Quran (Foto: Mukhtar Shuaib Mukhtar/Pexels)
Surabaya -

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat mulia bagi umat Islam karena dipenuhi keberkahan dan berbagai peristiwa penting dalam sejarah Islam. Salah satu peristiwa besar yang terjadi pada bulan ini adalah Nuzulul Quran, yaitu turunnya Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia.

Nuzulul Quran diperingati setiap 17 Ramadhan. Momentum ini bukan sekadar mengenang turunnya kitab suci Al-Qur'an, tetapi juga menjadi waktu yang tepat bagi umat Muslim untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah dan merenungkan makna Al-Qur'an dalam kehidupan.

Keutamaan Nuzulul Quran

Lantas, apa saja keutamaan malam Nuzulul Quran? Berikut lima keutamaannya yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Malaikat Turun ke Bumi

Malam Nuzulul Quran diyakini sebagai malam yang sangat istimewa bagi umat Islam. Pada malam tersebut, malaikat turun ke bumi untuk mendoakan hamba-hamba Allah yang sedang beribadah.

Karena itu, umat Muslim dianjurkan memperbanyak amal saleh, seperti sholat malam, membaca Al-Qur'an, hingga beriktikaf di masjid sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam Surat Al-Qadr ayat 4:

نَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ

Artinya:
"Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan."

2. Malam Penuh Kemuliaan dan Keberkahan

Nuzulul Quran juga dikenal sebagai malam yang penuh kemuliaan karena menjadi waktu pertama kali Al-Qur'an diturunkan ke bumi.

Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa suasana malam tersebut digambarkan sangat tenang, damai, dan penuh keberkahan. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam Surat Ad-Dukhan ayat 3:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ

Artinya:
"Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi. Sungguh, Kamilah yang memberi peringatan."

3. Pahala Dilipatgandakan

Pada malam Nuzulul Quran, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak membaca Al-Qur'an. Setiap huruf yang dibaca akan mendatangkan pahala yang berlipat ganda.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam sabda Rasulullah SAW:

عن عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ، يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

Artinya:

"Dari Abdullah Ibnu Mas'ud, Rasulullah SAW bersabda, 'Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur'an), maka dia akan memperoleh satu kebaikan. Sedangkan satu kebaikan dilipatkan dengan sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.'" (HR At-Tirmidzi: 2835)

4. Dosa-Dosa Akan Diampuni

Umat Muslim yang mengisi malam tersebut dengan ibadah dan amal kebaikan juga berpeluang memperoleh ampunan dari Allah SWT.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari:

Artinya:

"Barangsiapa melaksanakan sholat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR Bukhari)

5. Dicatatnya Takdir Tahunan

Malam Nuzulul Quran juga diyakini sebagai malam ketika berbagai ketetapan penting ditetapkan oleh Allah SWT.

Sebagaimana disebutkan dalam Surat Ad-Dukhan ayat 4:

فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ

Artinya:
"Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah."

Merujuk pada laman IAIN Madura, urusan yang dimaksud dalam ayat tersebut mencakup berbagai takdir kehidupan, seperti rezeki, hidup, mati, hingga berbagai ketentuan lainnya selama setahun ke depan.

Karena itu, umat Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah dan doa agar memperoleh takdir yang baik dan penuh keberkahan.

Kapan Malam Nuzulul Quran 2026?

Peristiwa Nuzulul Quran diperingati setiap tanggal 17 Ramadhan.

Berdasarkan hasil sidang isbat Kementerian Agama, awal Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Dengan demikian, malam Nuzulul Quran versi pemerintah dimulai pada Jumat malam, 6 Maret 2026.

Sementara itu, berdasarkan hasil hisab Pimpinan Pusat Muhammadiyah, 1 Ramadhan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Dengan perhitungan tersebut, malam Nuzulul Quran diperingati pada Kamis malam, 5 Maret 2026.

Pada malam tersebut, umat Muslim biasanya mengisinya dengan berbagai amalan, seperti:

  • Membaca dan mengkhatamkan Al-Qur'an
  • Memperbanyak doa dan dzikir
  • Mengikuti kajian keislaman
  • Beriktikaf di masjid

Semua amalan tersebut dilakukan untuk memaknai momentum turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW.

Doa Nuzulul Quran

Dalam menyambut malam Nuzulul Quran, umat Muslim dianjurkan memperbanyak doa. Salah satu doa yang dapat dibaca pada malam 17 Ramadhan adalah sebagai berikut:

اللهم نور قلوبنا بنور هدايتك كما نورت الارض بنور شمسك ابدا ابدا برحمتك يا ارحم الراحمين

Allahumma nawwir quluubana bi tilawatil qur'an, wa zayyin akhlaa qonaa bijaahil qur'an, wa hassin a'maalanaa bi dzikril qur'an, wa najjinaa minan naari bi karoo matil qur'an, wa adkhilnal jannata bi syafaa'til qur'an.

Artinya:
"Ya Allah, sinari hati kami sebab membaca Al-Qur'an, hiasi akhlak kami dengan kemuliaan Al-Qur'an, baguskanlah amalan kami karena berdzikir lewat Al-Qur'an, selamatkanlah kami dari api neraka karena kemuliaan Al-Qur'an, dan masukkanlah kami ke dalam surga dengan syafaat Al-Qur'an."

Itulah sejumlah keutamaan Nuzulul Quran yang penting dipahami oleh umat Muslim. Semoga momentum turunnya Al-Qur'an ini dapat menjadi pengingat bagi kita semua untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.



Simak Video "DPD PDIP Jatim Gelar Peringatan Nuzulul Quran, Said Abdullah Santuni Anak Yatim dan Dhuafa"

(ihc/dpe)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork