- 3 Surah yang Dibaca Rasul SAW di Malam Nuzulul Quran
- Keutamaan Membaca Al-Qur'an saat Malam Nuzulul Quran 1. Mendapatkan Pahala Berlipat 2. Mendapatkan Ketenangan Hati 3. Menjadi Ibadah yang Paling Utama
- Amalan Lain yang Dapat Dikerjakan 1. Menunaikan Qiyamul Lail 2. Beritikaf di Masjid 3. Memperbanyak Doa dan Dzikir
Membaca Al-Qur'an pada malam Nuzulul Qur'an merupakan amalan paling utama yang dianjurkan untuk dilakukan. Seperti dalam firman Allah dalam surah Al-Baqarah ayat 185:
Ψ΄ΩΩΩΨ±Ω Ψ±ΩΩ ΩΨΆΩΨ§ΩΩ Ψ§ΩΩΩΨ°ΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΨ²ΩΩΩ ΩΩΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΨ±ΩΨ§Ω°ΩΩ ΩΩΨ―ΩΩ ΩΩΩΩΩΩΩΨ§Ψ³Ω ΩΩΨ¨ΩΩΩΩΩΩ°ΨͺΩ Ω ΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΨ―Ω°Ω ΩΩΨ§ΩΩΩΩΨ±ΩΩΩΨ§ΩΩΫ
Artinya: "Bulan Ramadan merupakan (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk serta pembeda (antara yang hak dan batil)."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun ini Nuzulul Quran jatuh pada Sabtu, 7 Maret 2026. Meski begitu, peringatannya dimulai dari Jumat, 6 Maret karena menurut kalender Hijriah pergantian hari dimulai dari waktu Maghrib.
Lantas apa saja surah-surah dalam Al-Quran yang perlu diamalkan mengikuti kebiasaan Rasulullah SAW? Simak selengkapnya.
3 Surah yang Dibaca Rasul SAW di Malam Nuzulul Quran
Dikutip dari detikHikmah, ketika malam Nuzulul Quran Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk membaca Surah Al-Baqarah, An-Nisa, dan Ali Imran.
Dalam suatu hadis dari Huzaifah RA, dijelaskan bahwa:
"Pada suatu malam di bulan Ramadan, aku salat bersama Rasulullah SAW di dalam sebuah bilik yang terbuat dari pelepah kurma. Beliau memulai salatnya dengan takbir, kemudian membaca doa:
Ψ§ΩΩΩ Ψ£ΩΨ¨Ψ± Ψ°ΩΩ Ψ§ΩΨ¬ΩΨ¨ΩΨ±ΩΩΨͺ ΩΩΨ§ΩΩΩ ΩΩΩΩΩΩΨͺΩ Ψ ΩΩΨ°ΩΩ Ψ§ΩΩΩΨ¨ΩΨ±ΩΩΩΨ§Ψ‘Ω ΩΩΨ§ΩΩΨΉΩΨΈΩΩ ΩΨ©Ω
"Lalu beliau mulai membaca surah Al-Baqarah, saya mengira bahwa beliau hanya akan membaca 100 ayat, namun ternyata beliau meneruskan bacaannya. Saya kembali mengira beliau akan berhenti di ayat ke-200, ternyata beliau membaca surah Al-Baqarah sampai akhir, dan meneruskannya dengan membaca surah Ali Imran hingga akhir. Dan menyambungnya lagi dengan surah An-Nisa hingga akhir pula.
Dan setiap kali beliau melewati ayat yang mengandung hal-hal yang menakutkan, beliau akan berhenti sebentar dan berdoa memohon perlindungan. ... Sejak usai salat Isya pada awal malam hingga malam berakhir, di saat Bilal memberi tahukan bahwa telah tiba saatnya salat Subuh beliau hanya salat sebanyak empat rakaat," (HR Ahmad dan Al Hakim).
Keutamaan Membaca Al-Qur'an saat Malam Nuzulul Quran
Dilansir dari laman NU Online, membaca Al-Quran seraya menghidupkan Malam Nuzulul Quran memiliki banyak keberkahan, seperti:
1. Mendapatkan Pahala Berlipat
Setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur'an akan bernilai pahala. Bahkan satu huruf akan dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan. Hal tersebut terdapat pada hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah Ibnu Mas'ud. Rasulullah SAW bersabda:
ΨΉΩ ΨΉΩΨ¨ΩΨ―Ω Ψ§ΩΩΩΩΩΩ Ψ¨ΩΩΩ Ω ΩΨ³ΩΨΉΩΩΨ―ΩΨ ΩΩΩΩΩΩΩ: ΩΩΨ§ΩΩ Ψ±ΩΨ³ΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΩΩ Ψ΅ΩΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΩΩ ΨΉΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩΨ³ΩΩΩΩΩ Ω: Ω ΩΩΩ ΩΩΨ±ΩΨ£Ω ΨΩΨ±ΩΩΩΨ§ Ω ΩΩΩ ΩΩΨͺΩΨ§Ψ¨Ω Ψ§ΩΩΩΩΩΩ ΩΩΩΩΩΩ Ψ¨ΩΩΩ ΨΩΨ³ΩΩΩΨ©ΩΨ ΩΩΨ§ΩΨΩΨ³ΩΩΩΨ©Ω Ψ¨ΩΨΉΩΨ΄ΩΨ±Ω Ψ£ΩΩ ΩΨ«ΩΨ§ΩΩΩΩΨ§Ψ ΩΩΨ§ Ψ£ΩΩΩΩΩΩ Ψ§ΩΩ ΨΩΨ±ΩΩΩΨ ΩΩΩΩΩΩΩΩ Ψ£ΩΩΩΩΩ ΨΩΨ±ΩΩΩ ΩΩΩΩΨ§Ω Ω ΨΩΨ±ΩΩΩ ΩΩΩ ΩΩΩ Ω ΨΩΨ±ΩΩΩ
Artinya: "Dari Abdullah Ibnu Mas'ud, Rasulullah SAW bersabda, "barang siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur'an , maka ia akan mendapatkan satu kebaikan. Sedangkan satu kebaikan itu akan dilipatgandakan dengan sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif laam miim sebagai satu huruf, melainkan masing-masing alif satu huruf, laam satu huruf, dan miim satu huruf," (HR. At-Tirmidzi : 2835).
2. Mendapatkan Ketenangan Hati
Membaca Al-Qur'an dapat membawa ketenangan bagi hati dan pikiran. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Muslim:
ΩΩΩ Ψ§ Ψ§Ψ¬ΩΨͺΩΩ ΨΉ ΩΩΩΩΩ Ω ΩΩ Ψ¨ΩΩΩΨͺΩ Ω ΩΩ Ψ¨ΩΩΩΩΨͺΩ Ψ§ΩΩΩΩΨ ΩΩΨͺΩΩΩΩΩΩ ΩΩΨͺΩΨ§Ψ¨Ω Ψ§ΩΩΩΩΨ ΩΩΩΩΨͺΩΨ―ΩΨ§Ψ±ΩΨ³ΩΩΩΩΩΩ Ψ¨ΩΩΩΩΩΩΩ ΩΨ Ψ₯ΩΩΩΩΨ§ ΩΩΨ²ΩΩΩΨͺΩ ΨΉΩΩΩΩ Ω Ψ§ΩΨ³ΩΩΩΩΩΩΩΨ©Ω
Artinya: "Tidaklah suatu kaum berkumpul di antara rumah-rumah Allah sambil membaca Al-Qur'an, dan saling mempelajari di antara mereka. Kecuali akan turun kepada mereka ketenangan, dan diberikan rahmat serta malaikat akan menaunginya. Dan akan diingat di sisi Allah," (HR Muslim : 4867), (Muhammad Afzainizam).
3. Menjadi Ibadah yang Paling Utama
Membaca Al-Quran adalah ibadah paling utama diantara ibadah lain.
Hal ini sebagaimana yang diriwayatkan oleh an-Nu'man Ibnu Basyir:
ΩΩΨ§ΩΩ Ψ±ΩΨ³ΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩ Ψ΅ΩΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩ ΨΉΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩΨ³ΩΩΩΩΩ Ω: Ψ£ΩΩΩΨΆΩΩΩ ΨΉΩΨ¨ΩΨ§Ψ―ΩΨ©Ω Ψ£ΩΩ ΩΩΨͺΩΩ ΩΩΨ±ΩΨ§Ψ‘ΩΨ©Ω Ψ§ΩΩΩΩΨ±ΩΨ’ΩΩ
Artinya: "Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baiknya ibadah umatku adalah membaca Al-Qur'an," (HR al-Baihaqi).
Amalan Lain yang Dapat Dikerjakan
Dirangkum dari beberapa sumber seperti MUI, detikHikmah dan NU Online. ada berbagai amalan yang dapat dilakukan untuk mengejar keberkahan malam Nuzulul Quran, seperti:
1. Menunaikan Qiyamul Lail
Menghidupkan malam dengan shalat malam (qiyamul lail) juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan pada bulan Ramadhan, termasuk saat malam Nuzulul Quran.
Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa mengerjakan salat malam di bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."
(HR Bukhari dan Muslim)
Selain itu, salat malam juga disebut sebagai tanda kemuliaan seorang mukmin, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Ath-Thabrani:
Ψ¬ΩΨ§Ψ‘Ω Ψ¬ΩΨ¨ΩΨ±ΩΩΩΩ ΨΉΩΩΩΩΩΩΩ Ψ§ΩΨ³ΩΩΩΩΨ§Ω Ω Ψ₯ΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΨ¨ΩΩΩΩ -Ψ΅ΩΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩ ΨΉΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩΨ³ΩΩΩΩΩ Ω-Ψ ΩΩΩΩΨ§ΩΩ: ΩΩΨ§ Ω ΩΨΩΩ ΩΩΨ―ΩΨ ΨΉΩΨ΄Ω Ω ΩΨ§ Ψ΄ΩΨ¦ΩΨͺΩ ΩΩΨ₯ΩΩΩΩΩΩ Ω ΩΩΩΩΨͺΩΨ ΩΩΨ£ΩΨΩΨ¨ΩΨ¨Ω Ω ΩΩΩ Ψ£ΩΨΩΨ¨ΩΨ¨ΩΨͺΩ ΩΩΨ₯ΩΩΩΩΩΩ Ω ΩΩΩΨ§Ψ±ΩΩΩΩΩΨ ΩΩΨ§ΨΉΩΩ ΩΩΩ Ω ΩΨ§ Ψ΄ΩΨ¦ΩΨͺΩ ΩΩΨ₯ΩΩΩΩΩΩ Ω ΩΨ¬ΩΨ²ΩΩΩΩ Ψ¨ΩΩΩΨ Ψ«ΩΩ ΩΩ ΩΩΨ§ΩΩ: ΩΩΨ§ Ω ΩΨΩΩ ΩΩΨ―Ω Ψ΄ΩΨ±ΩΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΩΨ€ΩΩ ΩΩΩ ΩΩΩΩΨ§Ω Ω Ψ§ΩΩΩΩΩΩΩΩ ΩΩΨΉΩΨ²ΩΩΩΩ Ψ§Ψ³ΩΨͺΩΨΊΩΩΩΨ§Ψ€ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΨ§Ψ³Ω
Artinya: "Jibril as datang menemui Nabi saw. Lalu berkata (kepada beliau): "Wahai Muhammad, hiduplah sekehendakmu (namun ingatlah) selanjutnya engkau benar-benar akan mati. Cintailah siapa saja yang engkau cintai (namun ingatlah) selanjutnya engkau benar-benar akan berpisah dengannya. Dan berbuatlah sekehendakmu (namun ingatlah) selanjutnya benar-benar engkau akan menerima balasan dari apa yang engkau perbuat", Lalu dia berkata lagi: "Wahai Muhammad, kemuliaan seorang mukmin terletak pada shalat malam. Kehormatannya terletak pada tidak butuhnya ia kepada manusia." (HR Ath-Thabrani dalam al-Mu'jam al-Awsath).
2. Beritikaf di Masjid
Iktikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat beribadah kepada Allah SWT. Rasulullah SAW rutin melakukan iktikaf, terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadan.
Namun, semangat iktikaf juga bisa mulai dilakukan sejak pertengahan Ramadan, termasuk saat malam Nuzulul Quran.
Berikut niat iktikaf:
ΩΩΩΩΩΩΨͺΩ Ψ£ΩΩΩ Ψ£ΩΨΉΩΨͺΩΩΩΩΩ ΩΩΩ ΩΩΨ°ΩΨ§ Ψ§ΩΩΩ ΩΨ³ΩΨ¬ΩΨ―Ω ΩΩΩΩ ΨͺΩΨΉΩΨ§ΩΩΩ
Arab Latin: Nawaitu an a'takifa fΔ« hΔdzal masjidi lillΔhi ta'ΔlΔ.
Artinya: Aku berniat iktikaf di masjid ini karena Allah Ta'ala.
3. Memperbanyak Doa dan Dzikir
Dzikir dan doa juga menjadi amalan yang dianjurkan pada malam Nuzulul Quran. Dengan memperbanyak dzikir, seorang Muslim dapat menenangkan hati sekaligus memperkuat keimanannya.
Sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an Surah Al-Ankabut ayat 45:
Ψ§ΩΩΩΩ Ψ§ΩΨ΅ΩΩΩΩ°ΩΨ©Ω ΨͺΩΩΩΩΩ°Ω ΨΉΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΨΩΨ΄ΩΨ§Ϋ€Ψ‘Ω ΩΩΨ§ΩΩΩ ΩΩΩΩΩΨ±ΩΫ ΩΩΩΩΨ°ΩΩΩΨ±Ω Ψ§ΩΩΩΩ°ΩΩ Ψ§ΩΩΩΨ¨ΩΨ±ΩΫ ΩΩΨ§ΩΩΩΩ°ΩΩ ΩΩΨΉΩΩΩΩ Ω Ω ΩΨ§ ΨͺΩΨ΅ΩΩΩΨΉΩΩΩΩΩ
Artinya:
"Sesungguhnya mengingat Allah (dzikrullah) itu lebih besar keutamaannya. Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan."
(irb/hil)











































