Bacaan Ziarah Kubur Lengkap dari Salam sampai Doa Penutup

Allysa Salsabillah Dwi Gayatri - detikJatim
Selasa, 17 Feb 2026 01:00 WIB
Ilustrasi ziarah kubur atau nyekar. Foto: ChatGPT
Surabaya -

Menjelang Ramadhan, banyak umat Islam yang melakukan ziarah kubur. Tujuan ziarah kubur untuk mendoakan keluarga atau kerabat yang telah meninggal dunia. Selain sebagai bentuk penghormatan, ziarah kubur juga menjadi pengingat bagi muslim tentang kehidupan akhirat.

Dalam pelaksanaannya, ziarah kubur dianjurkan disertai dengan bacaan doa-doa tertentu. Bacaan ziarah kubur ini berisi salam, permohonan ampun, serta doa agar ahli kubur mendapat ketenangan dan rahmat dari Allah SWT. Lantas, doa apa saja yang bisa dibaca saat ziarah kubur?

Bacaan Lengkap Ziarah Kubur

Ziarah kubur menjadi momen penting untuk mendoakan orang-orang tercinta yang telah tiada. Dikutip dari detikHikmah, berikut doa-doa yang bisa dilafalkan agar amal dan keberkahan mereka senantiasa diterima di sisi Allah.

1. Membaca Salam

السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحقُونَ

Arab Latin: Assalamu'alaìkum dara qaumìn mu'mìnîn wa atakum ma tu'adun ghadan mu'ajjalun, wa ìnna ìnsya-Allahu bìkum lahìqun.

Artinya: Assalamualaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Allah yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian.

2. Membaca Istigfar

أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ اَلَّذِي لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Arab Latin: Astaghfirullah Hal Adzim Alladzi La ilaha Illa Huwal Hayyul Qoyyumu Wa atubu Ilaihi.

Artinya: Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya.

3. Membaca Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas

Saat berziarah kubur, membaca surah pendek seperti Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas menjadi amalan yang dianjurkan. Bacaan ini tidak hanya sebagai doa untuk almarhum, tetapi juga sarana mengingat Allah dan menebar keberkahan bagi yang telah tiada.

4. Membaca Kalimat Tahlil

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهَ

Arab Latin: Laailaaha Illallah.

Artinya: Tiada Tuhan selain Allah.

5. Membaca Doa Ziarah Kubur

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الذُّنُوبِ والْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ

الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّار, وَافْسَحْ لَهُ فِي قَبْرِهِ، ونَوِّرْ لَهُ فِيهِ

Arab Latin: Allahummaghfìrlahu war hamhu wa 'aafìhìì wa'fu anhu, wa akrìm nuzuulahu wawassì' madholahu, waghsìlhu bìl maa'ì watssaljì walbaradì, wa naqqìhì, mìnaddzzunubì wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mìnad danasì.

Wabdìlhu daaran khaìran mìn daarìhì wa zaujan khaìran mìn zaujìhì. Wa adkhìlhul jannata wa aìdzhu mìn adzabìl qabrì wa mìn adzabìnnaarì wafsah lahu fì qabrìhì wa nawwìr lahu fìhì.

Artinya: Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran."

Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, isteri yang lebih baik dari isterinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah perlindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya." (HR Muslim)

Hukum Ziarah Kubur

Ziarah kubur diperbolehkan dalam Islam, sebagaimana dijelaskan melalui hadis yang menyebutkan bahwa Nabi Muhammad menganjurkan umatnya untuk mengingat kematian dan mendoakan orang-orang yang telah meninggal.

كُنتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ القُبُور، وَلكِنْ فَرُورُوها، وفى روَايَةٍ - فَمَنْ أَرَادَ أَنْ يَزُورَ القُبُورَ فَلْيَزُرْهَا فَإِنَّهَا تُذكر الأخرة

Artinya: Aku melarang kalian berziarah kubur, tetapi sekarang silahkan ziarah kubur. Dalam riwayat lain: Barang siapa yang hendak ziarah kubur silahkan, karena ziarah kubur dapat mengingatkan akan akhirat. (HR Muslim)



Simak Video "Hukum Ziarah Kubur Sebelum Idul Fitri"

(hil/irb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork