Ratusan siswa dan guru SMPN 1 Kabuh, Jombang mengalami keracunan setelah menyantap MBG yang didistribusikan SPPG Mangunan. Mereka kini trauma dan menolak pragram andalah Presiden Prabowo Subianto itu.
Kepala SMPN 1 Kabuh, Suprihadiono menuturkan, penerima MBG di sekolahnya terdiri dari 639 siswa, serta 47 guru dan karyawan. Makan bergizi gratis itu disediakan SPPG Mangunan, Yayasan Sehat Tempat Makan Jakarta.
"Ini kan pencanangan program pemerintah seperti ini. Kita kan ini kejadian luar biasa. Jadi, kita itu sudah terima MBG mulai Oktober 2025. Sampai sekarang tidak ada masalah, baru kemarin mungkin ada sedikit masalah," terangnya kepada wartawan, Jumat (4/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejadian luar biasa tersebut yaitu keracunan massal di SMPN 1 Kabuh. Dinas Kesehatan Jombang merilis, total 256 siswa dan guru yang mengalami gangguan pencernaan. Mereka keracunan setelah menyantap MBG pada Rabu (2/9) siang.
Menunya waktu itu nasi putih, udang saus padang, tahu susu, pepaya, serta tumis wortel, sawi putih dan brokoli. Ratusan siswa dan guru mengalami sakit perut, mual, muntah, pusing dan diare sejak kemarin sore dan malam. Dari jumlah itu, 81 siswa pagi tadi masih sakit sehingga dibawa ke 3 klinik dan puskesmas.
Oleh sebab itu, SMPN 1 Kabuh hari ini menolak MBG dari SPPG Mangunan untuk sementara waktu. Suprihadiono belum bisa memastikan sampai kapan penolakan tersebut bakal dilakukan.
"Hari ini sementara anak-anak masih trauma, kita ndak bagikan dulu. Ini kita koordinasi nanti dengan SPPG dan dengan teman-teman dan pihak yang terkait. Kita ndak berani memutuskan," jelasnya.
Setiap harinya, SPPG Mangunan menyediakan 2.899 porsi MBG untuk 19 sekolah penerima manfaat. Salah satunya untuk 639 siswa, serta 47 guru dan pegawai SMPN 1 Kabuh. Artinya, tidak semua siswa dan guru keracunan setelah memakan MBG tersebut.
Sebab jumlah siswa dan guru yang mengalami keracunan 256 orang. Dari jumlah itu, 7 siswa saat ini menjalani rawat inap di Puskesmas Kabuh. Karena kondisi mereka masih lemas.
Berdasarkan keterangan dari para korban, udang saus padang di MBG yang dimakan para siswa dan guru diduga menjadi penyebab keracunan massal ini. Sebab udang tersebut mengeluarkan aroma kurang sedap.
