Waspada Super Flu, Pemkot Surabaya Terbitkan SE ke Warga

Esti Widiyana - detikJatim
Selasa, 27 Jan 2026 07:00 WIB
Ilustrasi super flu (Foto: Getty Images/interstid)
Surabaya -

Pemkot Surabaya menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Kewaspadaan Dini terhadap Penyakit Super Flu. Hal ini sebagai upaya menghadapi potensi penyebaran virus Influenza A subtipe H3N2 subclade K.

Sekda Surabaya Lilik Arijanto menjelaskan, Pemkot mencermati perkembangan situasi epidemiologi nasional hingga akhir Desember 2025 terdapat 62 kasus super flu di delapan provinsi, termasuk Jawa Timur.

"Super flu ini disebabkan oleh virus Influenza A subtipe H3N2 subclade K yang memiliki tingkat penularan lebih cepat dan berpotensi menimbulkan gejala klinis lebih berat dibandingkan influenza musiman pada umumnya. Karena itu, kewaspadaan dini menjadi kunci," kata Lilik, Selasa (27/1/2026).

Gejala klinis super flu umumnya muncul mendadak. Penderita mengalami demam tinggi hingga 39-41⁰C, disertai nyeri otot dan sendi yang hebat, rasa lemas yang signifikan, sakit kepala berat yang mengganggu konsentrasi, hingga gangguan saluran pernapasan seperti nyeri tenggorokan dan batuk kering yang berlangsung terus-menerus.

Penularan virus dapat melalui droplet saat penderita batuk, bersin, atau berbicara, melalui kontak langsung seperti berjabat tangan, maupun melalui kontak tidak langsung dengan permukaan benda yang terkontaminasi virus.

"Interaksi sehari-hari yang tampak sederhana bisa menjadi jalur penularan jika kewaspadaan diabaikan," ujarnya.

Pemkot pun mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Namun waspada dan menerapkan protokol kesehatan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di rumah, tempat kerja, maupun ruang publik.

"Penggunaan masker di area kerumunan, penerapan etika batuk dan bersin, kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga kebersihan lingkungan menjadi langkah sederhana namun efektif," katanya.

Masyarakat diimbau menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, buah dan sayur, istirahat yang cukup, serta vitamin sesuai kebutuhan. Menghindari kontak erat dengan individu yang menunjukkan gejala influenza juga menjadi bagian penting dari upaya pencegahan.

"Bagi warga yang mengalami gejala influenza, kami minta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat dan tidak melakukan pengobatan mandiri tanpa pengawasan tenaga kesehatan," urainy.

Kepala OPD, camat, dan lurah diminta mensosialisasikan di wilayah masing-masing. Termasuk melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, PKK, RT/RW, serta Kader Surabaya Hebat (KSH), sekaligus melakukan pemantauan kondisi kesehatan warga secara kolaboratif dan berkelanjutan.

"Dengan langkah terpadu ini, Pemkot Surabaya berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pencegahan, tetap tenang dalam menyikapi situasi, serta bersama-sama menjaga kesehatan Kota Pahlawan dari ancaman Super Flu," pungkasnya.



Simak Video "Video: Kenali Gejala 'Super Flu' Subclade K dan Cara Mendeteksinya"

(auh/abq)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork