Warga yang sedang berolahraga pagi di kawasan Lapangan Kodim 0802 Ponorogo digegerkan dengan penemuan sesosok pria tanpa identitas yang tewas di dalam selokan, Sabtu (25/7/2026). Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi kaku dan mengeluarkan cairan putih dari hidung.
Korban pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang jogging di sekitar lokasi. Awalnya, warga mengira pria tersebut hanya tertidur di dalam selokan. Namun setelah didekati, korban ternyata sudah meninggal dunia.
Salah seorang saksi, Rifki Nur Alfian mengatakan, penemuan mayat itu bermula saat seorang ibu-ibu menunjuk ke arah selokan karena melihat seseorang tergeletak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi pas lari-lari ada ibu-ibu nunjuk ada orang tidur atau mayat. Pas saya lihat ternyata sudah banyak lalat. Kami juga saling tanya, tapi nggak ada yang kenal. Nggak ada identitasnya, cuma ada tas, isinya saya nggak tahu," kata Rifki.
Korban ditemukan mengenakan kaus biru dan celana panjang hitam. Tubuhnya berada di dalam selokan dengan lebar sekitar 60 sentimeter dan kedalaman sekitar setengah meter. Salah satu kaki korban dalam posisi menekuk.
Petugas Polsek Ponorogo yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari pemeriksaan awal, polisi hanya menemukan uang tunai Rp 138 ribu dan sebuah sarung di dalam tas korban. Tidak ditemukan kartu identitas.
Kanit Reskrim Polsek Ponorogo Ipda Ibnu Harjito mengatakan, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui identitas maupun penyebab kematian korban.
"Identitas maupun penyebab kematian masih belum diketahui. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit. Di dekat mayat hanya ditemukan tas tanpa identitas," ujar Ibnu.
Ia menambahkan, dari pemeriksaan luar terlihat cairan putih keluar dari hidung korban. Namun polisi belum bisa memastikan apakah korban meninggal karena sakit, keracunan, atau penyebab lainnya.
"Dari hidung korban memang keluar cairan. Kemungkinan karena sakit, keracunan atau penyebab lain masih belum bisa dipastikan. Nanti menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit," imbuhnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Ponorogo untuk menjalani visum. Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga laki-laki dengan ciri-ciri berkulit sawo matang, tinggi sekitar 168 sentimeter, dan diperkirakan berusia 52 tahun agar segera menghubungi Polsek Ponorogo atau RSUD Ponorogo guna membantu proses identifikasi korban.
