Ratusan buruh yang tergabung dalam berbagai serikat pekerja di Jawa Timur menggelar Apel Kebangsaan di Parkir Timur GOR Sidoarjo, Kamis (16/10/2025). Acara ini mengusung tema "Apel Kebangsaan Serikat Pekerja/Buruh dalam rangka Menjunjung Tinggi Demokrasi demi Menjaga Persatuan Bangsa."
Apel diikuti oleh perwakilan dari sejumlah serikat buruh seperti PD FSP KEP SPSI Jawa Timur, PD FS RTMM SPSI Jawa Timur, PD FSP LEM SPSI Jawa Timur, PD SPN Jawa Timur, PD KEP KSPTI Jawa Timur, dan PD F SBI Jawa Timur, dengan total peserta sekitar 500 orang.
Ketua SPSI Jawa Timur, Achmad Fauzi menegaskan bahwa apel ini menjadi bukti kekompakan buruh Jatim dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus menolak segala bentuk aksi anarkis yang dapat memecah belah kesatuan.
"Hari ini serikat buruh dan pekerja seluruh Jawa Timur berkumpul dalam Apel Kebangsaan di GOR Sidoarjo. Ini menjadi simbol bahwa kekompakan buruh Jatim harus terus dipertahankan. Kami tidak akan berkompromi terhadap unjuk rasa yang berujung anarkisme, penjarahan, atau tindakan yang bisa menyebabkan disintegrasi bangsa," tegas Fauzi di lokasi acara, Kamis (16/10/2025).
Apel ini juga menjadi momentum menyambut penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026 yang akan segera dirumuskan. Para buruh berharap pemerintah tetap berpihak pada kepentingan pekerja tanpa mengabaikan kemampuan perusahaan.
"Apel ini menjadi semangat untuk menyuarakan harapan agar buruh tetap menjadi prioritas dalam kebijakan upah. Kami mendukung pemerintah untuk tetap tegak lurus terhadap UUD, namun menolak segala bentuk kekerasan dalam menyuarakan aspirasi," ujar Fauzi.
Fauzi juga mengajak seluruh elemen serikat buruh untuk tidak mudah terprovokasi dan menjaga soliditas, meskipun berasal dari serikat yang berbeda-beda.
"Bendera kita boleh berbeda, warna seragam kita boleh tak sama. Tapi demi buruh, kita tetap satu. Jawa Timur jadi contoh nyata, di mana seluruh serikat pekerja bisa bersatu untuk tujuan bersama," lanjutnya.
Acara apel berlangsung tertib dan diakhiri dengan seruan kebersamaan dari seluruh peserta. Para buruh berharap apel semacam ini bisa terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen menjaga persatuan di tengah perbedaan.
Simak Video "Video: Momen Pemakaman Gary Iskak"
(irb/hil)