Kewajiban untuk menjalankan ibadah puasa sambil bekerja memang tidak mudah. Sebagai umat muslim yang taat, kewajiban ini harus tetap dilaksanakan meski banyak cobaan yang menanti.
Namanya Faher, pemuda asal Surabaya ini teguh menjalankan kewajiban berpuasa di tengah terik matahari kala ia bekerja bersama rekan kerjanya yang mendadak mokel (batal puasa) berjemaah.
Faher adalah seorang pekerja kreatif. Di suatu siang saat bulan Ramadan, dia dapat pekerjaan memproduksi video untuk klien. Faher pun bekerja bersama timnya yang terdiri dari sejumlah orang.
Usai bergelut dengan kamera dan segala adegan yang perlu diambil, Faher dan tim memutuskan beristirahat sejenak. Rasa lelah, haus, dan lapar mulai menyerang.
"Tiba-tiba salah satu dari tim ada yang ngajak makan sup buntut. Kebanyakan udah pada lemes jadi berangkat semua ke warung sup buntut. Tapi aku tetap puasa," kata Faher dengan bangga kepada detikJatim, Selasa (23/4/2024).
Keteguhan Faher menjaga puasanya patut diacungi jempol. Saat teman-temannya asik menyantap sup buntut lengkap es campur, Faher mengalihkan perhatian ke hal lain agar tak tergoda.
"Waktu itu untungnya juga masih kuat, jadi gak sampai tergoda. Aku mikirin nanti habis istirahat mau garap kerjaan apa lagi ya. Karena bakal sibuk, jadi sekalian bungkus makanan buat buka puasa nanti," ujarnya.
Pekerjaan Faher dan timnya memang cukup padat. Untuk mengantisipasi telat berbuka puasa saat azan magrib sudah berkumandang, Faher memesan seporsi sup buntut lengkap dengan nasi dan teh untuk dibawa sebagai bekal.
Pesanan Faher pun telah terbungkus rapi diantar ke mejanya. Tim Faher yang sudah kenyang usai makan di siang bolong saat bulan Ramadan pun siap melanjutkan perjalanan.
Sebelum masuk ke mobil bersama tim, Faher pergi ke toilet untuk cuci muka sebentar demi menghilangkan kantuk.
"Keluar dari toilet ternyata tim udah pada nungguin di mobil, jadi aku langsung masuk juga," katanya.
Nasib sup buntut di halaman selanjutnya.
(dpe/iwd)