Kecelakaan maut di Jalan Umum Surabaya-Malang, Desa Sentul, Purwodadi, Pasuruan membawa duka bagi keluarga korban tewas. Salah satunya, yang dirasakan keluarga Fatmah Daniyah Hanum (21).
Kecelakaan ini berawal dari Bus Restu dengan mobil Kijang yang bersenggolan. Lalu, kedua kendaraan tersebut masuk ke jalur lawan hingga menabrak tiga motor dari arah berlawanan. Dua pengendara motor langsung tewas di lokasi kejadian.
Berikut sederet fakta pilu kecelakaan Bus Restu renggut nyawa Hafizah Pasuruan:
1. Korban Mahasiswi UIN Malang
Salah satu korban yakni Fatmah, ia merupakan seorang hafizah atau penghafal Al-Qur'an. Fatmah saat ini menjadi mahasiswi jurusan Matematika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Didik Wardoyo (52), ayah kandung korban mengatakan, Fatmah merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Selain kuliah di UIN Maulana Malik Ibrahim, ia juga sebagai santriwati di PPTQ Nurul Huda Joyo Suko Metro Malang.
2. Baru Selesai Tuntaskan Hafalan Al-Quran
Menurut ayahnya, beberapa pekan sebelum mengalami kecelakaan, Fatmah telah menyelesaikan hafalan juz akhir Al-Qur'an.
"Baru selesai hafal Al-Qur'an, sekarang dia masih mengerjakan tugas kampus penelitian di Ponpes An-Nur Bululawang, Malang," ungkap Didik, di kamar jenazah RSUD Bangil, Rabu (26/7/2023).
Detik-detik kecelakaan maut, baca di halaman selanjutnya!
(hil/iwd)