Ada sejumlah momen kocak ketika Bocah Pertalite Farhan Abimanu bertemu KH Anwar Zahid, Pengasuh Ponpes Sabilunnajah, Bojonegoro. Momen itu tersebar di sejumlah video yang diunggah akun YouTube milik sang kiai.
Salah satu yang cukup viral dengan jumlah tayangan mencapai 3 juta adalah konten berjudul 'Spesial Lebaran Abimano bersama KH Anwar Zahid' yang diunggah akun Anza Channel KH Anwar Zahid. Ada satu momen di video itu ketika Kiai Anwar memberikan peci.
Ceritanya, Bocah Pertalite yang akrab disapa Manu itu datang ke rumah Kiai Anwar Zahid untuk bersilaturahmi dalam rangka Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah. Di video itu mereka terlihat asyik bercengkerama dan saling becanda.
Kiai Anwar lantas memberikan sarung kepada Manu. Dia meminta Manu menggunakannya untuk menjalankan salat. "Tapi mandi sik. Mandi, wudhu, ngko mundak ngganteng sampeyan. (Tapi mandi dulu. Mandi, wudhu, nanti tambah ganteng kamu). Ojo nggah nggih tok!" Ujar Kiai Anwar.
Pada momen itulah Manu mengucapkan sesuatu secara spontan yang membuat para tamu di rumah sang ulama tertawa. Intinya, Manu yang sudah hendak diberi sarung juga ingin diberi peci seperti milik sang kiai.
"Nggih diwaris-warisi kethu ta opo ngoten lho (Ya diwaris-warisi peci atau apa gitu lho)," ujar Manu.
"Ojo iki. Yo, tak jupukne. Sing warna putih apa hitam? (Jangan yang ini. Ya, tak ambilkan. Yang warna putih apa hitam?)" Tanya Kiai Anwar.
"HItam."
"Tapi dipakai ya?"
"Ya. Sing ono asma'ane (yang ada doanya)"
"Iyo tak asma'i," kata Kiai Anwar.
"Asma'i cek pinter (Doakan biar pintar)," celetuk Manu.
Nggak cukup peci dan sarung, Manu juga celetukan soal uang saku. Baca di halaman selanjutnya.
(dpe/fat)