Kabar Nasional

Bola Panas Paloh dan Teka-teki Sosok yang Desak Jokowi Tendang NasDem

Tim detikNews - detikJatim
Kamis, 20 Okt 2022 10:52 WIB
Surya Paloh ungkap ada sosok yang mendesak Jokowi agar tendang NasDem dari koalisi Jokowi. (Foto: Tangkapan layar YouTube NasDem TV)
Surabaya -

Surya Paloh secara blak-blakan mengungkapkan adanya sosok yang mendesak Presiden Jokowi agar menendang NasDem dari koalisi pemerintah. Sosok tersebut hingga kini masih jadi teka-teki. Bola panas yang dilempar Paloh itu memantik reaksi dari beberapa parpol yang tergabung dalam koalisi Jokowi.

"Inilah kita, ada yang menyatakan supaya mendesak kita, meminta kepada Presiden keluarkan NasDem dari koalisi pemerintahan, itu adalah tantangan, itu yang kita hadapi," kata Paloh saat launching program 'NasDem Memanggil' di NasDem Tower, dilansir dari detikNews, Senin (17/10).

Meski berusaha didepak dari lingkaran pemerintahan, NasDem tak akan mengubah komitmennya. Paloh memastikan bahwa NasDem akan tetap mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin sampai Pemilu 2024.

"Tapi apakah sifat kita berubah? Apakah komitmen kita berubah? Untuk tetap mendukung administratif pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin sampai pemilu 2024, saya katakan kita tidak pernah berubah saudara-saudara," ujarnya.

PKB-Golkar Tegas Tak Pernah Mendesak NasDem Keluar

Bola panas yang dilempar Paloh itu memantik reaksi partai koalisi Jokowi. Salah satunya adalah PKB. PKB meminta agar Paloh terbuka menyebut sosok yang mendesak NasDem keluar dari koalisi pemerintah.

"Saya belum mendengar siapa yang dimaksud yang mendesak Pak Surya Paloh keluar dari koalisi dan itu juga kalau memang ada disebut saja supaya lebih enak," kata Wakil Ketua Umum (Waketum) PKB Jazilul Fawaid kepada wartawan, Selasa (18/10).

Jazilul memastikan, pihaknya tak pernah melakukan desakan-desakan itu. Bagi PKB, kata Jazilul, soliditas para parpol di koalisi pendukung Jokowi itu penting.

"Yang jelas PKB nggak pernah mendorong-dorong seperti itu. Bagi PKB, soliditas koalisi Pak Jokowi itu penting, apalagi kita di situasi yang sulit," ujarnya.

Selain PKB, Golkar juga ikut bersuara. Ketua DPP Golkar Lamhot Sinaga menilai Surya Paloh dan NasDem sebaiknya mengungkapkan siapa sosok yang mendesak Jokowi mengeluarkan NasDem dari koalisi. Jika Paloh berani membuka sosok tersebut, maka partai-partai koalisi Jokowi tidak akan saling berburuk sangka.

"Untuk menghindari buruk sangka dan tuduh-menuduh sesama koalisi pemerintahan Jokowi, maka sebaiknya Pak Surya Paloh atau pihak NasDem saja yang mengungkapkan secara terbuka ke publik, siapa yang mendesak Presiden Jokowi untuk mengeluarkan NasDem dari koalisi," imbuhnya.

Sementara partai koalisi Jokowi lain, Gerindra mengaku belum mendengar terkait hal itu. Gerindra menyerahkan urusan koalisi ke Jokowi.

"Pertama, kami belum mendengar isu tersebut yang sampai ke kami, ya," kata Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan, Rabu (19/10/2022).

Dasco mengatakan, persoalan koalisi pemerintahan diserahkan kepada Jokowi. Menurut Dasco, urusan koalisi sepenuhnya tergantung keputusan presiden.

"Tetapi masalah koalisi itu baik kemudian terutama kesepakatan di pemerintah itu adalah prerogatif presiden. Jadi saya pikir ya itu tergantung presidenlah itu," imbuhnya.

Baca PDIP yang menilai NasDem sedang bicara ke diri sendiri di halaman selanjutnya




(hse/dte)

Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork