Bernardo Tavares akan kembali bersua dengan mantan anak asuhnya, Yakob dan Yance Sayuri pada laga Persebaya lawan Malut United (10/1). Sayuri bersaudara pernah menjalani dua musim sebagai pemain andalan Tavares kala mereka berseragam PSM Makassar.
Di bawah asuhan Tavares, Yakob dan Yance Sayuri melenting namanya di kancah sepak bola Indonesia. Puncaknya, racikan Tavares dengan Sayuri bersaudara sebagai pemain pilar sukses membawa PSM Makassar meraih juara Liga Indonesia pada musim 2022/2023
Datang sebagai lawan kali ini, keberadaan Sayuri bersaudara dalam skuad Malut United menjadi perhatian khusus bagi Bernardo Tavares. Menurut pelatih asal Portugal tersebut, Malut United merupakan penantang kuat dengan kumpulan pemain berpengalamannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Blak-blakan Bernardo Tavares soal Bonek |
"Malut akan menjadi lawan yang sulit. Mereka memiliki banyak pemain berpengalaman seperti Yakob dan Yance Sayuri, dan mereka sedang dalam kondisi bagus. Selain itu, Persebaya belum pernah menang melawan mereka," terang Tavares dalam sesi latihan Persebaya.
Berkaca dari pekan lalu, kedua tim baru saja kembali mendapat kemenangan. Persebaya mempermalukan Madura United 0-1, sementara Malut United menghajar PSBS Biak 6-2.
Selain itu, Persebaya dan Malut United sama-sama sedang dalam tren tak terkalahkan. Bajul Ijo sudah mengemas 9 laga tanpa kekalahan sementara Laskar Kie Raha sebanyak 11 kali.
Baca juga: Bruno Paraiba Resmi Berseragam Persebaya |
Meskipun begitu, Bernardo Tavares enggan terlena dengan tren tak terkalahkan dalam 9 laga tersebut. Menurutnya, Persebaya harus bekerja keras untuk menumbangkan Malut United karena pada pertemuan musim lalu tak satu pun gol dan kemenangan dapat Bajul Ijo dapatkan.
"Hasil positif di laga terakhir tentu bagus, tetapi sekarang kami akan menghadapi Malut. Persebaya belum pernah menang melawan mereka. Musim lalu kalah 0-2 di kandang dan bermain imbang 0-0 saat tandang. Karena itu kami harus bekerja sangat keras," ungkap Tavares.
Nostalgia tak boleh membuat Tavares lengah. Skema terbaik untuk menangani pergerakan Sayuri bersaudara perlu ia sajikan. Hasil laga debutnya akan dibuktikan di atas rumput Gelora Bung Tomo Sabtu nanti
(auh/abq)











































