Sejarah Perumahan 'Labirin' di Kota Malang yang Jalannya Sulit Dihafal

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Selasa, 16 Agu 2022 00:11 WIB
Perumahan 'Labirin' di Kota Malang/Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim
Malang -

Kawasan Sawojajar Kota Malang mungkin akan tersimpan kuat dalam kenangan. Terlebih bagi Anda yang kerap tersesat atau salah jalan di kawasan tersebut.

Sawojajar merupakan sebuah kelurahan di Kecamatan Kedungkandang. Di kelurahan tersebut ada Perumnas 1 dan 2 yang mulai dibangun pada tahun 1980-an.

Pemerhati budaya dan sejarah, Agung Buana menjelaskan, sebelum menjadi Perumnas, sebagian besar tanah di kawasan Sawojajar awalnya akan digunakan untuk pembangunan bandara militer.

"Dulu zaman penjajahan Jepang ada rencana pembuatan bandara militer untuk mendukung mobilisasi pasukan dari kawasan Rampal. Tapi akhirnya lahan itu digunakan untuk membangun Perumnas," kata Agung, Senin (15/8/2022).

Perumnas itu dibangun untuk masyarakat yang berpenghasilan menengah ke bawah. Pembangunan terbagi menjadi tahap satu, dua dan tiga.

"Pembangunan Perumnas itu sampai tahun 2000 masih terus berkembang. Berkembangnya Sawojajar itu mengikuti kebutuhan tanah untuk hunian yang terus bertambah," tuturnya.

"Berkembang lagi sampai Sawojajar dua. Dari situ muncul konsep Sawojajar berhimpitan dengan Kabupaten Malang. Sekarang ada sebutan Sawojajar 1 dan 2," sambung Agung.

Perumnas ini selain ditujukan untuk masyarakat sipil, juga digunakan sebagai tempat tinggal veteran, veteran cacat hingga pejuang kemerdekaan yang tidak memiliki tempat tinggal kala itu.

"Di sana juga ada tanah angkatan udara, makannya ada komplek dirgantara. Komplek itu adalah kompensasi bagi angkatan udara," terang Agung.

Sawojajar bisa disebut sebagai salah satu kawasan permukiman padat penduduk di Kota Malang. Jalan-jalannya disebut seperti jaring laba-laba.

"Posisinya seperti jaring laba-laba. Mungkin dulu penyediaan fasilitasnya ingin memusat. Tapi kenyataan sehari-harinya orang itu sulit untuk bisa mengakses kawasan Sawojajar, banyak jalan yang kembar," kata Agung.



Simak Video "Redtalks: Diskusi Inspiratif Lintas Generasi"


(sun/sun)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork