Listrik Kerap Padam di Malang, Ada Apa dengan PLN?

Listrik Kerap Padam di Malang, Ada Apa dengan PLN?

Muhammad Aminudin - detikJatim
Kamis, 11 Jun 2026 19:15 WIB
power failure Concept
Ilustrasi listrik padam (Foto: iStock)
Malang -

Sejumlah wilayah di Kota Malang mengalami pemadaman listrik. Bukan hanya hari ini, pemadaman juga terjadi pada beberapa hari terakhir.

Adanya pemadaman listrik ini dikeluhkan masyarakat. Salah satunya karena pemadaman itu terjadi begitu mendadak.

"Tiba-tiba mati lampu, urusan rumah jadi terganggu," kata Dian warga Sawojajar, Kota Malang kepada detikJatim, Kamis (11/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain Sawojajar, pemadaman lampu juga terjadi di kawasan Jalan Tenaga Baru, Sunandar Priyo Sudarmo dan sekitarnya. Dalam akun Instagram resmi @plnblimbing pemadaman dilakukan mulai pukul 09.30 WIB sampai dengan pukul 14.00 WIB.

Masih di wilayah Unit PLN Blimbing saja, pemadaman listrik sudah terjadi sejak Selasa (9/6/2026). Dengan wilayah yang berbeda setiap harinya.

ADVERTISEMENT

Manager PLN UP3 Malang Agung Wibowo mengatakan, bahwa pemadaman listrik berkaitan dengan upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus peningkatan layanan terhadap pelanggan.

"Dalam rangka menjaga keandalan sistem kelistrikan dan meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan, PLN UP3 Malang saat ini tengah melaksanakan pekerjaan penguatan sistem kelistrikan," ujar Agung saat dikonfirmasi terpisah.

Agung mengungkapkan karena adanya peningkatan keandalan jaringan kelistrikan itu pihaknya harus menghentikan pasokan listrik hingga beberapa lokasi mengalami dampak pemadaman.

"Untuk mendukung pekerjaan itu diperlukan penghentian sementara pasokan listrik secara terbatas di beberapa lokasi terdampak selama proses pekerjaan berlangsung," tegasnya.

Agung mengaku, pihaknya akan terus menyampaikan perkembangan proses pemulihan terhadap masyarakat atau pelanggan secara berkala.

"PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanannya. Perkembangan proses pemulihan akan terus kami informasikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan," pungkasnya.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads