Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengunjungi sejumlah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Mereka adalah penerima manfaat program Dandan Omah atau Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kelurahan Tandes, Surabaya.
Ada tiga keluarga yang tuntas mendapat program itu, yakni Dayat Jatmiko (44), warga Jalan Tandes Kidul, Isbadi (52) warga Jalan Tandes Lor II, dan Slamet Rubiyanto (53) warga MBR Jalan Tandes Kidul 3.
"Total yang kami kerjakan untuk tahun ini ada 900 unit, tapi yang sudah selesai sekitar 300 unit. Hari ini saya ingin bertemu dengan penerima manfaat," ujar Eri kepada wartawan, Kamis (11/8/2022).
Eri mengaku ingin tahu ketika diperbaiki yang menempati rumah tersebut memang warga MBR yang telah terdaftar di database program Dandan Omah tersebut.
"Saya ingin tahu ketika rumah ini diperbaiki oleh Pemkot Surabaya, maka setelah itu yang menjaga dan meneruskan rumah ini adalah pemilik rumah itu," kata Eri.
Menurutnya, program Dandan Omah ini tak hanya untuk memperbaiki rumah warga, tetapi juga untuk memperbaiki pendapatan warga itu. Sebab, warga dinilai tidak bisa memperbaiki rumah karena belum memiliki pendapatan yang cukup.
"Berarti masuk MBR dan kami memberikan lapangan pekerjaan untuk berusaha, setelah itu dia ndandani (memperbaiki) sendiri. Tadi dari tiga keluarga, Alhamdulilah satu keluarga sudah bisa mendapatkan pekerjaan. Ada yang di pabrik dan anaknya sudah bekerja, akhirnya pendapatnya bisa Rp 8 juta untuk satu keluarga," katanya.
Simak Video "CTARSA & The Trans Luxury Hotel Surabaya Ajak 100 Anak Dhuafa Main Salju"
(dpe/fat)