Lumpur Sidoarjo Disebut Mengandung Lithium, Warga Minta Ganti Rugi 2 Kali Lipat

Suparno - detikJatim
Senin, 24 Jan 2022 22:58 WIB
lumpur sidoarjo
Kondisi lumpur Sidoarjo terkini (Foto: Suparno/detikcom)
Sidoarjo -

Warga menyambut positif soal 'harta karun' di dalam kandungan lumpur Sidoarjo yang menyembur sejak 29 Mei 2006. Itu berarti lumpur Sidoarjo menambah devisa negara.

"Kalau menambah devisa negara, kami senang. Tapi jangan lupakan kami. Tolong bayar ganti rugi yang belum terbayarkan," kata salah H. Patah, seorang warga korban areal peta terdampak kepada detikcom, Senin (24/1/2022).

Dengan temuan-temuan 'harta karun', menurutnya, membuat pemerintah pusat harus segera membayar ganti rugi warga.

"Kami bersama dengan teman-teman korban lumpur yang belum terbayar, berharap ganti rugi segera dibayar. Kalau benar ada kandungan harta karun (Lithium), kami minta ganti rugi minimal dua kali lipat," jelasnya.

Hal senada diungkapkan Yeyen. Dia mengaku senang dengan kabar tersebut. Itu artinya pembayaran ganti rugi sudah di depan mata. Sebab, hidup korban semburan lumpur selama ini menderita.

"Kami berharap proses ganti rugi segera diselesaikan kalau itu benar-benar menambah devisa negara," jelas Yeyen.

Sementara Sumaji (41), satu dari ribuan warga terdampak mengaku ekonominya hancur akibat semburan lumpur 16 tahun lalu.

"Dulu saya dan keluarga hidup nyaman dengan membuka warung di samping sekolah dengan penghasilan yang cukup. Tapi sekarang hanya mengandalkan pekerjaan sebagai tukang bangunan dengan penghasilan per bulan tidak tentu, karena sudah habis ditelan lumpur," kenangnya.

Dia berharap dengan adanya penemuan ini, pemerintah bisa segera membayar sisa ganti rugi korban di areal terdampak.

"Banyak korban lumpur yang menderita karena kehilangan pekerjaan. Semoga kandungan di dalam semburan ini menambah devisa negara dan warga yang kehilangan rumah, tanah dan pekerjaan hidupnya bisa normal kembali," tandas Sumaji.



Simak Video "Kobaran Api Melahap Pabrik Cat di Sidoarjo, Terdengar Ledakan Keras"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)