Catat Lur! Pendakian Gunung Prau Akan Tutup 2 Bulan Mulai 19 Januari 2026

Catat Lur! Pendakian Gunung Prau Akan Tutup 2 Bulan Mulai 19 Januari 2026

Eko Susanto - detikJateng
Selasa, 30 Des 2025 16:03 WIB
Catat Lur! Pendakian Gunung Prau Akan Tutup 2 Bulan Mulai 19 Januari 2026
Puncak Gunung Prau. Foto: Melisa Mailoa
Wonosobo -

Seluruh jalur pendakian Gunung Prau ditutup sementara sejak 19 Januari sampai 20 Maret 2026. Jalur pendakian gunung dengan ketinggian 2.565 mdpl kembali dibuka pada 21 Maret 2026.

Diketahui ada enam 6 basecamp jalur pendakian menuju Prau. Keenam basecamp tersebut meliputi Patak Banteng, Kalilembu, Dieng, Wates, Dwarawati, dan Igirmranak.

Penutupan pendakian ini tertuang dalam surat Forum Koordinasi Gunung Prau Indonesia (FKPI). Dalam bernomor: 2025/FKPI-02/12 perihal pemberitahuan penutupan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk penutupan Gunung Prau dari semua jalur, itu rutinitas tahunan. Biasanya full 3 bulan, akan tetapi untuk tahun 2026 karena Lebaran ada di bulan Maret. Jadi, kita buka setelah Lebaran," kata Solichun, Pengawas Basecamp Gunung Prau via Patak Banteng saat dihubungi detikJateng, Selasa (30/12/2025).

ADVERTISEMENT

"Jadi mulai tanggal 19 Januari sampai 20 Maret 2026 (ditutup). Tanggal 21 Maret mulai buka lagi," sambungnya.

Alasan penutupan, kata Solichun, terkait evaluasi aktivitas pendakian, pembenahan jalur, dan pembersihan gunung.

"Jadi niatnya ditutup tiap tahunnya itu, pertama buat evaluasi terkait kegiatan pendakian. Yang kedua, buat pembenahan jalur, pembersihan gunung," imbuh Solichun.

"Intinya pas penutupan itu banyak kegiatan di semua basecamp. Acara yang wajib penanaman (pohon), bersih gunung, pembenahan atau perawatan jalur juga ada," ujarnya.

Penutupan tersebut, katanya, sudah diputuskan dalam rapat di FKPI. Selain itu, diketahui pula oleh Perhutani.

"Sudah (diumumkan di akun medsos masing-masing basecamp). Semuanya (basecamp) sudah posting terkait penutupan," kata dia.

"Salah satu alasan (penutupan) karena musim hujan. Untuk konservasi lebih bagus, untuk tanam pohon itu sangat potensial. Jadi, tutupnya (bulan itu), nanti melakukan konservasi," pungkasnya.




(afn/alg)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads