Ada Museum Baru di Masjid Pati Lur! Ini Dia Koleksinya

Dian Utoro Aji - detikJateng
Selasa, 27 Sep 2022 16:42 WIB
Penampakan koleksi Museum Kajen Mbah Ahmad Mutamakkin di Masjid Kajen, Pati. Ada aneka foto tempo dulu, dan manuskrip lawas.
Salah satu koleksi di Museum Kajen Mbah Ahmad Mutamakkin di Masjid Kajen, Pati (Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng)
Pati -

Kabupaten Pati, Jawa Tengah punya museum baru. Namanya Museum Kajen Mbah Ahmad Mutamakkin yang baru sebulan terakhir diresmikan.

Museum ini mengambil nama tokoh ulama asal Pati di era Sultan Pajang sampai Kerajaan Demak sekitar abad ke-16 Masehi. Lokasinya berada di gedung lantai 2 kompleks Masjid Jami' Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati.

Jarak Kota Pati dengan Museum Kajen sejauh 18,6 kilometer, dan jika ditempuh dengan kendaraan bermotor sekitar 34 menit. Museum Kajen terlihat masih sederhana.


Di ruangan museum ada beberapa koleksi benda-benda bersejarah. Koleksi tersebut berupa foto Kajen tempo dulu, miniatur dan mustaka atap masjid, hingga manuskrip teks pakem Kajen dan teks Arsyul Muwahiddin.

Ketua Museum Kajen Mbah Ahmad Mutamakkin, Zuli Rizal, mengatakan Museum Kajan baru berdiri sejak akhir Agustus 2022 lalu. Dia menyebut museum ini dibuka untuk umum.

"Museum Kajen ini berdiri tahun 2022 pada tanggal 6 Agustus 2022 dan bertepatan Haul Mbah Ahmad Mutamakkin bulan Muharam. Museum ini diinisiasi oleh ICK (Islam Center Kajen) bekerjasama dengan Belajar Pustaka Kajen dan disupport oleh Yayasan Mbah Ahmad Mutamakkin," kata Rizal kepada wartawan ditemui di lokasi, Selasa (27/9/2022).

"Alhamdulillah museum ini diberikan untuk umat, jadinya dibuka boleh siapa saja ke sini," sambung dia.

Rizal menyebut masjid Kajen merupakan salah satu peninggalan dari Mbah Mutamakkin. Oleh karena itu, selain menyimpan manuskrip, museum ini juga memajang dokumentasi foto area di sekitar masjid Kajen tempo dulu.

"Koleksi dari museum itu ada berkaitan dengan Mbah Ahmad Mutamakkin dan juga masjid Kajen. Dari mustaka Masjid Kajen yang kedua, terompet untuk azan," ujarnya.

Penampakan koleksi Museum Kajen Mbah Ahmad Mutamakkin di Masjid Kajen, Pati. Ada aneka foto tempo dulu, dan manuskrip lawas.Penampakan koleksi Museum Kajen Mbah Ahmad Mutamakkin di Masjid Kajen, Pati. Ada aneka foto tempo dulu, dan manuskrip lawas. Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng

"Untuk tempat mencuci kaki, ada lampu, ke depan juga lebih banyak termasuk manuskrip kuno yang sudah kita lakukan digitalisasi dan juga foto-foto tempo dulu yang banyak di Kajen ini," ucap Rizal.

Dia mengatakan pengunjung paling banyak dari pelajar. Terutama tingkat TK dan sekolah dasar.

"Dari TK sekitar Kajen ini, karena lebih edukasi ke anak-anak yang ada di Pati," jelasnya.

Salah satu pengunjung Edi Susanto (32) mengatakan Museum Kajen menjadi salah satu wisata edukasi. Terutama soal sejarah Kajen dan sosok Ahmad Mutamakkin yang disebut sebagai salah satu wali Allah di Pati.

"Ini bisa menjadi wisata edukasi di Pati. Untuk mengenalkan Kajen dan Ahmad Mutamakkin," kata Edi saat ditemui di lokasi siang tadi.



Simak Video "Hujan Semalaman, Jalanan di Pati Banjir"
[Gambas:Video 20detik]
(ams/sip)