Cerita Penjara PKI di Sukoharjo, Warga Tiap Malam Dengar Suara Tembakan

Cerita Penjara PKI di Sukoharjo, Warga Tiap Malam Dengar Suara Tembakan

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Senin, 05 Sep 2022 17:43 WIB
Suasana Pesanggrahan Lenganharjo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, yang sempat jadi lokasi tahanan PKI, Senin (5/9/2022).
Suasana Pesanggrahan Lenganharjo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, yang sempat jadi lokasi tahanan PKI, Senin (5/9/2022). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng
Sukoharjo -

Pesanggrahan Langenharjo di Sukoharjo dikisahkan menjadi saksi bisu peristiwa tahun 1965. Lokasi pesanggrahan tersebut pernah dijadikan penjara di zaman PKI.

Tempat peninggalan Sri Susuhunan Pakubuwono IX yang berada di Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, saat itu didirikan semacam bedeng untuk menahan tawanan PKI.

Menurut tokoh masyarakat setempat, Madyotomo Sugiman, lokasi Pesanggrahan Langenharjo yang luas dijadikan tempat untuk penjara tahanan PKI dari luar daerah.


"Dulu ada tiga pintu besar yang dijaga ketat. Tahanan di dalam semua," kata Sugiman, Senin (5/9/2022).

Saat itu Sugiman berusia sekitar tujuh tahun. Menurutnya, setiap sore tahanan diizinkan keluar. Mereka biasa memanfaatkan kamar mandi warga untuk keperluan mandi.

Tahanan saat itu tetap menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat. Sehingga warga tidak takut dengan keberadaan tahanan PKI di kampung mereka.

Suasana Pesanggrahan Lenganharjo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, yang sempat jadi lokasi tahanan PKI, Senin (5/9/2022).Suasana Pesanggrahan Lenganharjo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, yang sempat jadi lokasi tahanan PKI, Senin (5/9/2022). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng

Namun, suasana mencekam terjadi pada malam hari. Sugiman mengaku sering mendengar suara tembakan dari arah Bengawan Solo.

"Setiap malam saya hanya mendengar suara tembakan. Kata orang tua saya, itu orang ditembaki," ujarnya.

Berdasarkan cerita dari orang tuanya, lokasi yang dijadikan eksekusi PKI berada di bantaran Bengawan Solo. Setelah dieksekusi, jenazah kemudian dibuang ke sungai.

Jembatan Bacem, di Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Senin (5/9/2022).Jembatan Bacem, di Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Senin (5/9/2022). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng

Usai dijadikan penjara PKI, Pesanggrahan Langenharjo kemudian dijadikan gudang senjata. Kemudian depo minyak selama satu tahun, sebelum dikelola oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB).

Kini, Pesanggrahan Langenharjo menjadi lokasi wisata religi dan kebudayaan. Selain itu, pemandian di sana juga masih dikunjungi masyarakat.

Sementara itu pengurus Pesanggrahan Langenharjo, GPH Soeryo Wicaksono, mengatakan sejak zaman kemerdekaan peninggalan Keraton Kasunanan Surakarta diberikan kepada NKRI. Lokasi Pesanggrahan Langenharjo dijadikan penjara PKI selama 3 tahun.

"Halaman di depan ini dibuat bedeng untuk penjara PKI. Untuk lokasi eksekusi, utamanya di Jembatan Bacem. Setelah di eksekusi, langsung dilenyapkan di Bengawan Solo," jelas Wicaksono.



Simak Video "Polisi Dalami Motif Bripka Dirgantara Bawa Barbuk Bahan Petasan"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/apl)